WARTABANJAR.COM, BARABAI – Misteri tragedi berdarah yang merenggut nyawa seorang santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) akhirnya mulai terungkap.
Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, melalui Kasubsi PIDM Humas Polres HST, Aiptu M Husaini, mengungkap identitas korban yakni MF (21), warga Desa Paya, Kecamatan Batang Alai Selatan, HST.
Peristiwa itu terjadi di Ponpes Al-Hikmah, Desa Matang Ginalon, Kecamatan Pandawan. Polisi telah menetapkan seorang santri berusia 15 tahun berinisial MN, asal Desa Mandingin, Kecamatan Barabai, sebagai pelaku penusukan.
BACA JUGA:TERUNGKAP! Penyebab Pengendara NMAX Tewas Usai Kecelakaan Maut di Bukit Teletubbies Pelaihari
Motif Awal: Rasa Sakit Hati
Dari hasil pemeriksaan sementara, penyidik menemukan dugaan motif pelaku dilatarbelakangi oleh rasa sakit hati akibat sering menjadi korban perundungan (bully).







