WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru memastikan sistem lalu lintas satu arah (one way) di Jalan Kartika akan terus diberlakukan hingga pembangunan Jembatan Sei Ulin selesai. Kepala Dishub Banjarbaru, Muhammad Mirhansyah, menjelaskan kebijakan ini merupakan bagian dari strategi rekayasa lalu lintas selama proses pembangunan. “Pemberlakuan jalan satu arah ini akan tetap berjalan sampai proses pembangunan selesai,” ujarnya, Rabu (20/8/2025). BACA JUGA:Malam ini Air Leding di Sejumlah Wilayah di Banjarbaru Bakal Mati 3 Jam Mirhansyah menambahkan, sejak awal Jalan Kartika tidak masuk dalam daftar jalur alternatif resmi. Namun, mempertimbangkan kondisi fisik jalan—mulai dari lebar, bahu jalan, hingga kapasitas kendaraan—penerapan sistem satu arah dinilai sebagai solusi paling aman. Selain Jalan Kartika, Dishub juga memberlakukan sistem satu arah di Jalan Sidodadi pada pagi hari pukul 06.30–09.00 WITA. Bahkan, ada usulan dari warga agar kebijakan tersebut juga berlaku di sore hari. “Petugas di lapangan akan segera berkoordinasi dengan warga untuk mencari kesepakatan terbaik,” jelasnya. Dishub menegaskan kebijakan rekayasa lalu lintas ini lahir dari komunikasi aktif dengan warga. Untuk mendukung kelancaran, sejumlah jalur alternatif telah disiapkan, di antaranya: Rute Bandara Baru–Sapta Marga–Bina Putra Jalur Karang Rejo–RO Ulin–Trikora Meski begitu, Mirhansyah mengingatkan masih ada beberapa jalur lain yang dipakai warga, tetapi tidak termasuk dalam alternatif resmi. “Kami harap warga bersabar, mematuhi rambu, dan mengikuti jalur yang sudah ditentukan,” tutupnya.‎(‪wartabanjar.com/IKhsan‬) editor: nur muhammad