Tak hanya bawang merah, harga bawang putih pun ikut mengalami penurunan. “Dari yang semula berkisar antara Rp38 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram, kini dijual paling mahal Rp35 ribu per kilo,” lanjutnya.
Menurut Mubarok, turunnya harga bawang ini disebabkan oleh mulai lancarnya distribusi stok dari luar pulau. Ia menyebutkan pasokan dari Jawa dan Sulawesi kini sudah kembali mengisi pasar di Banjarbaru, setelah sebelumnya terkendala akibat musim kemarau.
”Stok sudah mulai banyak sekarang. Bawang dari Jawa dan Sulawesi sudah masuk lagi, jadi harga bisa turun,” tambahnya.
Mubarok juga memprediksi harga bawang masih berpotensi turun dalam waktu dekat, seiring dengan meningkatnya pasokan dan masuknya hasil panen dari berbagai daerah.
”Diperkirakan bakal turun lagi, karena kiriman bawang dari berbagai daerah terus berdatangan,” tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







