WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Tak terkecuali warga Desa Pulantan, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan.
Dari sekian banyak perlombaan, ada satu yang paling menyita perhatian warga, yakni lomba unik “nangkap itik”.
Suasana terlihat riuh, saat emak-emak dengan mata ditutup kain, harus berlari mengejar dan menangkap itik yang dilepas panitia.
Baca Juga
Tangkap Ikan Pakai Setrum Listrik, Warga Tamban Diciduk Jajaran Satpolairud Polres Batola
Adegan kejar-kejaran itu sontak memancing tawa penonton, apalagi ketika para peserta salah arah atau saling bertabrakan.
Kepala Desa Pulantan, Supiadi, menjelaskan bahwa lomba nangkap itik selalu menjadi daya tarik tersendiri saat momen kemerdekaan. Selain unik, permainan ini juga sarat kebersamaan.
“Setiap satu kali main diikuti lima orang dengan mata ditutup. Siapa yang berhasil pertama kali menangkap itik, langsung dinobatkan sebagai juara satu, begitu pula seterusnya. Karena jumlah pesertanya ada 20 orang, maka akan diadu lagi dengan skema untuk memperebutkan juara satu, dua, dan tiga,” terangnya.
Tak hanya menghibur, lomba nangkap itik juga mempererat keakraban antarwarga. Emak-emak yang biasanya sibuk dengan rutinitas rumah tangga tampak begitu antusias, seakan melupakan penat sejenak.
Dukungan dari keluarga dan tetangga yang menyoraki dari pinggir lapangan membuat suasana semakin meriah, layaknya pesta rakyat. (Wartabanjar.com/Alfi)







