WARTABANJAR.COM, LUMAJANG – Peristiwa mengejutkan terjadi di Lumajang, Jawa Timur. Seorang pria bernama Saman (32), warga Desa Alun-alun, Kecamatan Ranuyoso, tega mencuri motor milik mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang sedang mengabdi di desanya. Alasannya pun bikin geleng kepala. Dalam konferensi pers di Mapolres Lumajang, Sabtu (16/8/2025), Saman mengaku sakit hati lantaran merasa mahasiswa KKN bersikap sombong. “Sombong, gak mau nyapa. Kalau yang perempuan masih nyapa, yang laki-laki disapa tidak jawab,” ujar Saman di hadapan polisi. Padahal, sebelumnya ia justru diberi amanah oleh kepala desa untuk menjaga keamanan para mahasiswa KKN. Namun, rasa tersinggung membuatnya berbalik arah dan malah merencanakan aksi pencurian bersama rekannya, Sohib. BACA JUGA:RESMI! 76 Anggota Paskibraka 2025 Dikukuhkan di Istana Negara, Kalsel Diwakili Dimas dan Alvina, Ini Daftar Lengkap “Iya, disuruh jaga sama pak kades. Tapi anak-anaknya sombong, jadi saya ambil,” ucapnya tanpa penyesalan. Polisi Masih Buru Pelaku Lain Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menegaskan, Saman bukan satu-satunya pelaku. Polisi masih memburu empat orang lain yang diduga terlibat dalam pencurian motor mahasiswa KKN di dua lokasi berbeda. Satu di antaranya adalah Sohib, rekan Saman saat beraksi di Desa Alun-alun. Sementara tiga pelaku lainnya diduga mencuri motor mahasiswa KKN di rumah Kepala Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh. “Beda kelompok, ini masih permulaan. Kita akan terus kejar para pelaku sampai semuanya tertangkap,” tegas Kapolres. Kasus ini sontak menyita perhatian publik. Bagaimana tidak, mahasiswa KKN yang datang untuk mengabdi justru menjadi korban kejahatan di desa tempat mereka bertugas.(Wartabanjar.com/instagram/kompascom/detik/berbagai sumber) editor: nur muhammad