‎‎WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- RSI Sultan Agung memberikan kabar terkini dari tiga siswa SDN 1 Landasan Ulin Selatan (LUS) yang harus menjalani rawat inap seusai insiden tergulingnya peti kemas. ‎ ‎Kepala Seksi Pelayanan, dr. M Rizky Tri Aditya mengungkapkan, tiga anak tersebut, masing-masing bernama Abdul Rofi, Nor Fitriani, dan M. Rizky, saat ini tengah menjalani perawatan inap. ‎ ‎"Alhamdulillah ketiganya dilaporkan dalam kondisi sadar dan stabil," ujar dr. Rizky, saat diwawancara, Jumat (15/8/2025) siang. ‎ ‎Dari ketiga pasien tersebut, dr. Rizky menyebut dua anak direncanakan akan menjalani tindakan operasi hari ini. "Keduanya mengalami cedera serius berupa patah tulang betis dan retak pada tulang kaki," tambahnya. ‎ BACA JUGA: VIDEO - Nadeen Ayoub Catat Sejarah Jadi Wakil Pertama Palestina di Miss Universe 2025 dr. Rizky juga menekankan pentingnya penanganan yang tepat pada kasus patah tulang pada anak-anak. “Karena jika ada cedera seperti patah tulang, harus ditangani dengan tata laksana yang benar agar tidak mengganggu tumbuh kembang mereka di kemudian hari," tandasnya. ‎ ‎Sementara itu, M. Rizky telah menjalani serangkaian pemeriksaan medis, termasuk rontgen, CT scan, dan USG, guna memastikan tidak adanya cedera pada organ dalam. ‎ ‎"Berdasarkan hasil observasi terakhir, alhamdulillah kondisi M. Rizky menunjukkan perkembangan positif dan memungkinkan untuk segera dipulangkan jika terus membaik," pungkas dr. Rizky. (wartabanjar.com/IKhsan) Editor: Yayu