HIPMI Kalsel Dorong Pemberdayaan BUMDes Lewat Rakerda dan Peluncuran Platform Digital
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalimantan Selatan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Rabu (13/8/2025) siang.
Rapat kali ini dikemas secara istimewa dalam rangkaian kegiatan BUMDes Expo 2025.
Acara berlangsung meriah di venue utama BUMDes Expo, dihadiri oleh pengurus BPD HIPMI Kalsel serta jajaran BPC dari 13 kabupaten/kota di wilayah tersebut.
Ketua BPD HIPMI Kalsel, Putra Qomaluddin Attar Nurriqli, menegaskan Rakerda ini menjadi wujud nyata kontribusi HIPMI dalam mendukung program pembangunan ekonomi desa melalui sinergi strategis dengan pemerintah daerah.
"Fokus kami kali ini adalah penguatan badan usaha milik desa (BUMDes) yang menjadi binaan HIPMI di seluruh Kalimantan Selatan," ujarnya kepada awak media.
Salah satu gebrakan penting yang dilakukan dalam agenda ini adalah peluncuran resmi aplikasi BumDesa Marketplace, sebuah platform digital yang dirancang untuk mempromosikan produk-produk unggulan dari BUMDes se-Kalsel.
Tidak tanggung-tanggung, 1.700 BUMDes ditargetkan untuk bergabung dalam marketplace ini.
"Melalui platform ini, masing-masing BUMDes akan secara bertahap mengunggah profil dan produk mereka agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas," tambah Qomal.
Rakerda ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat komunikasi antara HIPMI Kalsel dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dari berbagai daerah.
BACA JUGA: Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Misi Garuda Merah Putih II
Qomal mengatakan, interaksi langsung dengan para pemangku kepentingan di daerah menjadi langkah strategis dalam menciptakan sinergi pembangunan ekonomi desa.
"Ini adalah bentuk konkret kolaborasi kami dengan Pemprov Kalsel agar program-program pendampingan BUMDes bisa berjalan lebih efektif dan terarah," ungkapnya.
Saat ditanya terkait kontribusi HIPMI dalam pengembangan Koperasi Merah Putih, Qomal menyebut bahwa hal tersebut akan menjadi fokus pada tahap berikutnya.
"Gerakan pembinaan koperasi akan masuk dalam agenda lanjutan kami. Dalam Rakerda ini, isu Koperasi Merah Putih juga menjadi perhatian penting untuk dibahas," tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Yayu