WARTABANJAR.COM, SANUR – Warga dan nelayan di Bali diminta meningkatkan kewaspadaan! Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar memperingatkan adanya potensi angin kencang dan gelombang laut mencapai enam meter yang dapat terjadi pada 5–8 Agustus 2025 di perairan sekitar Bali. Ketua Kelompok Kerja Operasional Meteorologi BBMKG Wilayah III Denpasar, Wayan Musteana, menjelaskan bahwa fenomena ini dipicu oleh aktivitas monsun, yang terjadi akibat perbedaan tekanan udara antara Benua Australia dan Asia. Musim Angin Timuran, Bali Terancam Cuaca Ekstrem Berdasarkan analisis BBMKG, periode awal Agustus merupakan musim angin timuran. Pada periode ini, angin timuran cenderung kuat, kering, dan berkecepatan tinggi, sehingga mampu memicu gelombang tinggi di berbagai perairan Bali. BACA JUGA:VIDEO – Heboh! Motor Misterius Ditemukan di Jalan Sutoyo S Banjarmasin, Diduga Milik Geng Sireng “Angin kuat ini dapat menyebabkan gelombang tinggi dan berbahaya bagi aktivitas pelayaran maupun wisata laut,” kata Musteana, dikutip dari Antara, Senin (4/7/2025). Detail Kecepatan Angin & Perairan Terdampak Perairan Utara Bali: Angin bergerak dari tenggara–selatan dengan kecepatan hingga 25 knot (±46 km/jam). Perairan Selatan Bali: Angin bergerak dari timur–tenggara dengan kecepatan yang sama, 25 knot. Gelombang laut di beberapa titik diprediksi mencapai 6 meter, terutama di perairan selatan Bali dan selat-selat yang menghubungkan pulau tersebut dengan Nusa Tenggara. Imbauan BBMKG BBMKG Denpasar mengimbau: Nelayan, pengemudi kapal, dan pelaku wisata bahari menunda pelayaran jika kondisi gelombang ekstrem. Wisatawan menghindari aktivitas di pantai yang berhadapan langsung dengan laut lepas. Masyarakat pesisir mewaspadai potensi abrasi dan banjir rob.(Wartabanjar.com/infodenpasarterkini.id/berbagai sumber) editor: nur muhammad