WARTABANJAR.COM, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) akan menggenjot pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis hingga 21 juta dalam 10 hari.
Saat ini, program tersebut sudah menjangkau 7.444.238 penerima manfaat yang tersebar di seluruh daerah.
Rinciannya, siswa tingkat PAUD/TK/RA setara berjumlah 433.480, SD/MI 3.074.451, SMP/MTs 1.991.877, SMA/SMK/MA/MAK 1.624.041, Santri Ponpes 34.741, PKBM/SLB 13.059, seminari 795, ibu hamil 33.103, ibu menyusui 56.909, balita 176.926, serta siswa Sekolah Rakyat dengan total sejumlah 4.856 penerima mandat.
Dalam 10 hari ke depan, jumlah itu akan ditambah 15 juta sehingga menjai 21 juta.
Staf Khusus Badan Gizi Nasional (BGN), Redy Hendra Gunawan mengatakan pada Senin (27/7/2025) lalu, dalam rangka percepatan Program Makan Bergizi Gratis, Badan Gizi Nasional dalam 10 hari ke depan, akan mengopersionalkan sejumlah 2.401 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, sehingga total akan beroperasi sebanyak 4.788 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Artinya Badan Gizi Nasional dalam 10 hari ke depan akan melayani kurang lebih 15 juta penerima manfaat.
Untuk mempercepat program ini, pihaknya akan merekrut masyarakat miskin untuk menjadi tenaga kerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Perekrutan dilakukan untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto.







