Ia lalu bertanya-tanya ke penjaga toko berapa harga sebotol parfum itu, kemudian dijawab Rp 10.000.
Ia kemudian memilih-milih lagi botol lainnya, lalu mengambil satu, kemudian dibayarnya, lalu ia pergi.
Penjaga toko tampaknya tak menyadari bahwa pelaku membawa pergi dua botol parfum, bukan cuma satu.
“Hati-hati lah warga Banjarmasin. Ini berkedok kisah minta sumbangan untuk anak yatim, padahal ujung-ujungnya mencuntan. Memang parfumnya kada seberapa, tapi kalau sudah kena, ada aja yang dicuntannya. Maling, hati-hati buhan pian, jangan lengah. Kalau lewat di depan rumah pian, perhatikan baik-baik gerak-geriknya,” ujar akun tersebut. (Yayu)
Editor: Yayu







