Hadiri Rakor Pakem, Bupati Batola: Perkuat Sinergi Menjaga Kerukunan Umat Beragama
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, MARABAHAN- Kejaksaan Negeri Barito Kuala menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) bertema “Strategis Kondusifitas Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan di Kabupaten Barito Kuala” di Aula Kejaksaan Negeri Barito Kuala, Kamis (24/7/2025).
Bupati Batola, H. Bahrul Ilmi, yang turut hadir di rapat ini menyampaikan pertemuan ini sangat penting dalam rangka menyamakan persepsi, memperoleh informasi, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, tenteram, dan sejahtera.
Dalam sambutannya, Bupati mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara yang besar dan majemuk, dengan ratusan juta penduduk dari berbagai suku, ras, dan agama.
Keberagaman ini, menurutnya, adalah anugerah Tuhan yang akan menjadi indah apabila diiringi dengan saling menghormati dan menghargai.
“Semua agama yang diakui pemerintah mengajarkan kebaikan. Dalam Islam, sejak kecil kita telah diajarkan oleh orang tua tentang akhlak dan kesopanan. Akhlak ini menuntun kita untuk menghormati sesama, termasuk kepada orang tua dan sesama pemeluk agama. Dengan dasar akhlak yang kuat, Insyaallah, kedamaian di Kabupaten Barito Kuala akan terwujud,” tuturnya dalam siaran persnya, Minggu (27/7/2025).
BACA JUGA: Jalan Titian Kampung Hijau Kian Miring dan Licin Warga Khawatir Keselamatan
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya penyuluhan dan sosialisasi agar masyarakat memperoleh pemahaman yang benar tentang ajaran agama.
Ia mengingatkan agar jangan lengah, karena kurangnya pembinaan dan pemantauan bisa menjadi celah bagi berkembangnya aliran atau paham yang menyimpang.
“Tak kalah penting adalah ketegasan seluruh elemen masyarakat dan lembaga keagamaan agar tidak memberikan ruang bagi penyebaran ajaran yang menyimpang,” tambahnya.
Bupati juga menegaskan bahwa pengawasan dan pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kerukunan umat beragama.
“Rakor ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antarlembaga guna menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis di tengah masyarakat. Melalui PAKEM ini, diharapkan mampu melakukan pendataan dan validasi terhadap seluruh aliran atau perkumpulan keagamaan yang ada,” pungkasnya. (Aa)
Editor: Yayu