PERKELAHIAN di Pesawat ke Sichuan: 3 Ditangkap, 2 Didenda! Etika Terbang Dipertanyakan
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, SICHUAN – Sebuah penerbangan AirAsia X dari Kuala Lumpur menuju Chengdu, Provinsi Sichuan, Tiongkok, menjadi sorotan setelah terjadi insiden gaduh di kabin. Begitu mendarat, Biro Keamanan Publik Sichuan langsung turun tangan dan memeriksa semua pihak yang terlibat.
Penumpang Ditangkap, 2 Didenda
Menurut laporan South China Morning Post, lima penumpang asal China diketahui terlibat keributan karena kebisingan. Setelah pesawat landing, tiga orang ditahan di bandara, sementara dua lainnya diwajibkan membayar denda atas gangguan yang mereka sebabkan.
Pihak maskapai menyatakan tindakan dilakukan sesuai prosedur, namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi soal proses hukum selanjutnya atau sanksi tambahan.
BACA JUGA:Palu Diguncang Gempa Magnitudo 6,0! Warga Panik, Rumah Retak, Gempa Susulan Terus Mengintai
Netizen Meledak! Komentar Pedas dan Etika Penerbangan Dipertanyakan
Ribuan komentar netizen melebar di media sosial, ramai menyoroti perilaku gaduh penumpang:
“Aku juga heran… di pesawat ngobrol kaya di kafe, suaranya kenceng.”
“Ga dmn2 sih, mereka kalau ngomong brisik banget…”
“Mmang kdg org suka ga ada etika… di transportasi umum.”
Beberapa menuai kritik serius terhadap kebiasaan berbicara lantang saat di dalam pesawat—bahkan menyandarkan solusi noise cancelling untuk mengatasi gangguan.
Kronologis Insiden
Penerbangan dari Kuala Lumpur ke Chengdu pada 21 Juli 2025 terganggu due to obrolan keras penumpang saat cabin lights redup.
Argumen panas antara penumpang memicu sorakan, hingga sebagian sempat terjadi perkelahian fisik di kabin
Awak kabin segera mengendalikan situasi, penumpang diamankan setelah landing, dan bandara langsung melakukan proses lanjutan
Polisi bandara bergerak cepat usai pesawat mendarat. Menurut South China Morning Post, aparat Sichuan memeriksa semua pihak, menahan tiga orang, serta mengenakan denda terhadap dua lainnya.
AirAsia X menegaskan awak kabin bertindak tegas sesuai SOP dan insiden tak mengganggu jadwal atau keselamatan penerbangan.
Etika Terbang dalam Sorotan
Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya kesopanan di ruang publik seperti pesawat. Meski seruan “harus tenang” wajar, biasanya larangan berbicara keras sering memicu konflik. Komentar netizen bahkan mengedepankan solusi noise cancelling untuk mengurangi gangguan.
Maskapai dan polisi bertindak sesuai SOP, dan penerbangan tetap berlangsung normal.(Wartabanjar.com/Goody Feed/South China Morning Post/detik/berbagai sumber)
editor: nur muhammad