Gas Melon Langka & Mahal! Satpol PP Tala Grebek Pangkalan Nakal, Ada yang Jual Rp35 Ribu!

WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Warga mengeluh, gas melon susah didapat dan harganya selangit! Menanggapi keresahan itu, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut (Tala) langsung tancap gas. Tim penegak perda ini mengobrak-abrik pangkalan nakal di Kecamatan Jorong, Selasa (22/7/2025).

Operasi ini membongkar praktik nakal oknum pangkalan yang menjual gas elpiji 3 kg bersubsidi dengan harga jauh di atas HET, bahkan tembus hingga Rp35.000 per tabung!

“Kami temukan distribusi yang menyimpang. Gas subsidi dijual ke pengecer atau pelaku usaha yang sebenarnya tidak berhak,” ungkap Muh. Kusri, S.P., Kepala Satpol PP dan Damkar Tala.

Bukti Ditemukan: 12 Tabung Disita!

Dalam operasi tersebut, 12 tabung gas elpiji 3 kg langsung diamankan sebagai barang bukti dan dibawa ke Mako Satpol PP. Pemilik pangkalan dipanggil untuk dimintai keterangan dan akan diproses sesuai hukum pada Rabu (23/7/2025).

“Kami tidak akan segan-segan memberikan sanksi tegas! Ini menyangkut hak masyarakat kecil,” tegas Kusri.

Kusri juga mengajak warga untuk berani melapor jika menemukan pangkalan yang bermain harga atau menyalurkan gas subsidi tidak sesuai peruntukan.

Langkanya gas melon selama ini diduga bukan karena pasokan terbatas, melainkan permainan oknum yang mengambil keuntungan pribadi dari barang subsidi rakyat.

Aksi razia ini akan berlanjut ke daerah lain di Tanah Laut. Pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk membersihkan distribusi gas elpiji 3 kg dari tangan-tangan nakal yang menyengsarakan masyarakat.(Wartabanjar.com/Gazali)