WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Rumor pemecatan Fred Vasseur dari kursi kepala tim Ferrari terus mencuat seiring penurunan performa tim Kuda Jingkrak di musim ini. Namun, di tengah tekanan tersebut, Vasseur justru mendapat dukungan penuh dari bos tim rival, Toto Wolff. Dalam pernyataan yang dikutip dari laman resmi Formula 1, Minggu (20/7/2025), kepala tim Mercedes itu menyebut bahwa Vasseur merupakan salah satu manajer terbaik yang pernah ia kenal. “Fred adalah salah satu manajer balap terbaik yang saya kenal. Jika saya tidak ada di sini, saya akan memilih Fred. Jadi saya sangat menghormatinya,” ujar Wolff. Vasseur memang tengah berada di bawah tekanan besar menyusul hasil inkonsisten Ferrari musim ini, termasuk usai performa mengecewakan mereka di GP Kanada pada Juni lalu. Beberapa pihak internal bahkan mulai menjadikannya kambing hitam atas kegagalan tim tampil kompetitif secara konsisten. Namun, Wolff menilai bahwa Vasseur adalah sosok yang jujur dan kompeten, serta bukan tipe pemimpin yang bermain politik. “Dia adalah orang yang hebat, Dia tidak bermain politik dan tidak berbohong. Dia tahu apa yang dia bicarakan,” imbuhnya. Hamilton Juga Pasang Badan untuk Vasseur Sebelum dukungan dari Wolff, pembalap Ferrari Lewis Hamilton juga sempat menyampaikan pujian kepada Vasseur. Menurutnya, pria asal Prancis itulah yang berjasa mengangkat Ferrari kembali ke papan atas kompetisi Formula 1. Hamilton menyebut Vasseur sebagai “otak utama” di balik perubahan internal tim, meski hasil di lintasan belum mencerminkan potensi sebenarnya. Ferrari: Tekanan Internal dan Bayang-Bayang Pemecatan Ferrari saat ini duduk di peringkat kedua klasemen konstruktor dengan 222 poin terpaut 238 poin dari pemuncak klasemen McLaren, yang tampil konsisten sejak awal musim. Toto Wolff menegaskan bahwa tekanan yang dialami Vasseur tidak lepas dari atmosfer khas Ferrari sebagai tim ikonik Italia. “Di Italia, mengelola Ferrari seperti mengelola tim nasional sepak bola. Anda akan selalu dalam sorotan media. Saat menang, Anda dianggap Yesus Kristus. Saat kalah, Anda pecundang. Begitulah Italia, dan itu luar biasa sekaligus berat,” kata Wolff. Menurutnya, Ferrari hanya butuh memberi kepercayaan penuh agar Vasseur bisa bekerja tanpa gangguan. (berbagai sumber/aar) Editor: Andi Akbar