VIDEO - Tragedi KM Barcelona 5: Penumpang Siaran Langsung Sambil Menyelamatkan Balita di Tengah Laut
Ukuran Huruf:
https://youtube.com/shorts/gEIbI9mCRg4
WARTABANJAR.COM, MINAHASA – Insiden mengerikan terjadi saat Kapal Motor (KM) Barcelona 5 mengalami kebakaran hebat di wilayah perairan Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Salah satu penumpang menjadi sorotan publik setelah melakukan siaran langsung di media sosial saat dirinya terombang-ambing di tengah laut.
Dalam video live yang dibagikan melalui akun Instagram @joshua_banjarnahor_, terlihat pria tersebut memeluk seorang balita yang tengah menangis histeris. Menurut komentar warganet, balita itu diselamatkan dari seorang ibu yang juga melompat ke laut saat kapal dilalap api.
Meski dalam kondisi darurat, pria itu berupaya menenangkan si kecil sambil merekam situasi mencekam di sekitar mereka. Aksi ini menuai simpati dan pujian dari netizen.
Sementara itu, belum ada konfirmasi resmi mengenai jumlah korban jiwa. Namun, unggahan dari akun resmi Kantor SAR Manado menunjukkan petugas tengah mengevakuasi satu kantong jenazah dari lokasi kejadian.
Beberapa nelayan setempat turut membantu proses evakuasi, mengevakuasi korban selamat maupun korban yang sudah tidak bernyawa dari perairan.
Kebakaran KM Barcelona 5 yang mengangkut ratusan penumpang pertama kali diketahui lewat video amatir yang menyebar di grup WhatsApp. Dalam video itu, terlihat asap pekat mengepul dari bagian atas kapal. Kepanikan pun pecah, para penumpang berebut pelampung dan sebagian nekat terjun ke laut demi menyelamatkan diri.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Minggu siang, 20 Juli 2025, di sekitar perairan Pulau Talise. Video lainnya yang diunggah Abdul Rahman Agus di Facebook memperlihatkan api membakar hebat badan kapal dengan asap hitam membumbung tinggi, disertai teriakan panik dari penumpang yang masih berada di kapal maupun yang sudah berada di air.
Tim SAR gabungan bersama warga masih terus melakukan penyisiran untuk mencari korban lainnya.
#kmbarcelona5 #terbakar #minahasa #sulawesiutara #wartabanjar