Dishub Banjarbaru Tindak Tegas Truk ODOL, Jalan Macet Mulai Terkendali, Motor Dapat Jalur Khusus!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru semakin gencar melakukan penertiban truk Over Dimension Over Loading (ODOL) dan menata kawasan strategis dalam program Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL).
Pasca penutupan jalan nasional di KM 31 Jalan A. Yani, arus kendaraan mengalami perubahan signifikan. Fokus pengawasan kini dialihkan ke Jalan Trikora dan Karang Anyar I, dua titik krusial yang mengalami peningkatan aktivitas lalu lintas.
“Sejak penutupan KM 31, volume kendaraan di Jalan A. Yani menurun. Tapi arus lalu lintas bergeser ke Trikora dan Karang Anyar I, itulah titik fokus kami sekarang,” ungkap Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Adi Royan Pratama, Sabtu (20/7/2025).
BACA JUGA:Festival Muharram BKPRMI Banjarbaru 2025 Dibanjiri Santri, Subhan: Menuju FASI Nasional 2027!
Dishub Perketat Pengawasan di Titik Rawan
Meski fokus utama berada di dua titik tersebut, Dishub tetap aktif melakukan patroli di berbagai kawasan rawan, seperti:
Bangkal
Perbatasan Landasan Ulin Selatan
Bundaran Masjid Agung Al-Munawwarah
“Kami ingin menekan pergerakan ODOL dari semua arah. Titik-titik strategis kami jaga ketat,” tegas Adi.
Bundaran Palam Diatur Ulang, Motor Dapat Jalur Khusus
Dishub juga melakukan rekayasa lalu lintas di Bundaran Palam, salah satunya dengan menyiapkan jalur khusus untuk sepeda motor guna mengurai kepadatan.
“Kami buka akses tambahan untuk motor agar lalu lintas lebih lancar. Sementara mobil tetap diarahkan berputar di depan Kantor BPS Kalsel,” jelasnya.
Keselamatan Jadi Prioritas!
Melalui program anti-ODOL dan penataan KTL, Dishub berharap masyarakat makin sadar pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di Banjarbaru.
“Ini bukan hanya soal aturan, tapi soal nyawa dan keselamatan pengguna jalan,” tutup Adi Royan.(Wartabanjar.com/Ikhsan)
editor: nur muhammad