WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Waspada, sekarang marak beredar beras oplosan yang mutunya di bawah standar yang ditetapkan pemerintah.
Masyarakat harus mengetahui ciri-ciri beras yang dioplos atau tidak.
Belum lama ini, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengungkapkan ada 212 merek beras yang diduga melakukan pelanggaran standar mutu dan pengoplosan.
Satgas Pangan Polri telah memanggil empat produsen beras untuk melakukan pemeriksaan terkait dugaan peredaran beras oplosan.
Beras oplosan merupakan beras-beras yang dijual tidak sesuai dengan keterangan pada kemasan produk.
Mengutip berbagai sumber, Selasa (15/7/2025), beras oplosan adalah hasil pencampuran antara beras kualitas premium dengan beras berkualitas rendah.







