WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Baru-baru ini, klub promosi Pisa tiba-tiba ikutan dalam bursa transfer Jay Idzes, menggaet perhatian publik sepak bola. Setelah sebelumnya Udinese dan Sassuolo saling sikut memperebutkan bek tengah eks-Venezia itu, kini Pisa makin memperpanjang persaingan. Menurut laporan Goal Indonesia, Pisa diam-diam sudah mulai negosiasi langsung dengan Venezia untuk mendatangkan sang defender timnas Indonesia. Siapa Sih Jay Idzes dan Kenapa Hot? Idzes adalah bek tinggi 190 cm yang lahir di Belanda (2 Juni 2000), namun kini membela timnas Indonesia. Ia dikenal tangguh dalam duel udara dan punya kontrol fisik yang solid. Musim lalu, ia bantu Venezia promosi ke Serie A, dan bahkan mencetak gol perdana di level tertinggi liga Italia menjadikannya striker langganan headline. Pemain 25 tahun ini kontraknya masih berlaku sampai Juni 2027, jadi kalau mau ke Pisa (atau klub Serie A lainnya), itu berarti harus bayar mahal. Udinese dan Sassuolo Sudah Lama Memantau Sebelumnya, Udinese lebih dulu mengawali negosiasi dengan agen Idzes sejak akhir Juni. Mereka sempat mengajukan tawaran antara €5–6 juta, tapi Venezia kabarnya minta hingga €10 juta . Udinese sempat unggul dalam hal kecepatan dan stabilitas gaji, karena sudah menandatangani Nicolò Bertola dan mencari tambahan bek tangguh. Namun Sassuolo ikut ngegas dengan menawarkan paket yang lebih menggoda untuk Venezia. Pisa Masuk, Bursa Transfer Makin Pecah! Kehadiran Pisa bikin bursa jadi makin seru. Sebagai tim promosi, mereka ingin menghadirkan nama besar seperti Idzes untuk membantu bertahan di Serie A. Meski dana mereka kemungkinan lebih terbatas dibanding Udinese atau Sassuolo, langkah negosiasi dengan Venezia menunjukkan ambisi besar dari Pisa . Konflik ini bisa jadi momentum – siapa tahu mereka berhasil mengamankan “deal kejutan” musim panas ini. Siapa yang Paling Besar Peluangnya? Secara materi, Udinese terlihat paling siap: sudah negosiasi awal, tawaran kompetitif, plus stabilitas proyek jangka panjang di bawah pelatih Kosta Runjaic. Sassuolo punya keunggulan dengan tawaran finansial lebih tinggi dan bisa bermain lebih cepat. Sementara Pisa, meski mungkin di posisi paling “underdog”, punya modal cerita unik: membawa Idzes sebagai face of ambition mereka dan hal itu bisa jadi daya jual buat sponsor dan fans. Nantikan Update Deal Transfer Ini Kita tunggu update selanjutnya apakah Pisa benar-benar “mengganggu” dominasi Udinese dan Sassuolo? Atau justru salah satu tim besar yang sukses menggaet sang center-back idaman? Stay tuned, karena deadline transfer musim panas semakin dekat, dan siapa pun bisa jadi jokernya! (berbagai sumber/aar)   Editor: Andi Akbar