“Saat ini masih menunggu untuk operasi,” ujar FR.
Ketika ditanya siapa pemilik layangan, FR bilang, jika istrinya tak bisa melihat. Saat kejadian, banyak orang di sekitar jembatan sehingga pelaku tak teridentifikasi. Kasus ini pun telah dilaporkan ke Polsek Banjarmasin Barat.
Berbagai kejadian membuat Hj Ananda emosi. Karena pengawasan intensif telah dilakukan Pemko Banjarmasin.
“Pengawasan intensif sudah jua dilakukan lawan jajaran terkait atas perintah Pak Wali Kota Gm_yamin_hr, bahkan melibatkan Kepolisian dan TNI. Pertanyaannya nah, masa harus diawasi tarus, lalu apagunanya akal nang dibari Allah SWT gasan kita ?.” (atoe)
Editor Restu







