WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Sebuah kisah nyaris tak masuk akal viral di media sosial. Anita Septiyani, seorang wanita asal Garut, Jawa Barat, selamat secara ajaib setelah nekat melompat dari lantai 19 Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, gegara syok menemukan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berkebangsaan Afganistan tiba-tiba masuk ke unit miliknya. Peristiwa mengerikan ini diungkap Anita sendiri melalui akun TikTok miliknya. Ia mengaku panik luar biasa dan loncat dari balkon setelah orang asing itu mengunci dirinya di luar balkon. “Pas lagi ngejemur, ada suara orang masuk. Kukira suami. Pas dicek, ternyata orang asing. Awalnya aku nggak tahu dia ODGJ. Dia masuk, ngunciin pintu balkon. Karena kalap, aku lompat dari lantai 19 ke bawah. Tapi sebelumnya aku sempat berdoa minta pertolongan Allah,” tulis Anita. Keajaiban pun terjadi. Meski lompat dari ketinggian hampir 60 meter, Anita masih selamat namun mengalami patah tulang di kedua kakinya dan luka memar di tubuh. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit oleh sang suami dan ayahnya. BACA JUGA:Nekat Main Layangan Lagi, Wakil Wali Kota Ananda Turun Tangan, Tegur Warga di Jembatan di Banjarmasin “Alhamdulillah semuanya sudah diurus suami dan bapakku,” ucap Anita penuh syukur. Unggahan Anita sekaligus meluruskan kabar simpang siur yang sempat beredar, menyebut dirinya sebagai WNA Afganistan. Faktanya, Anita adalah WNI lulusan Institut Pendidikan Indonesia (IPI). Sedangkan ODGJ yang masuk ke unitnya merupakan WNA Afganistan. Kisah dramatis ini langsung menyita perhatian netizen. Banyak yang terkejut, tak percaya, sekaligus kagum atas keberanian dan keberuntungan Anita. Beberapa komentar netizen: “Teteh ini kuat banget mentalnya. Abis freefall dari lantai 19, difoto langsung pose di RS!” “Mukjizat banget masih dikasih selamat 😍.” “Odgj orang Afganistan? Serius?” “Ajaib. Lompat dari lantai 19 masih hidup 😮.” “Kalau disuruh coba, dibayar Rp10 miliar juga ogah! 🙏🏽” Kasus ini juga menimbulkan kekhawatiran soal keamanan apartemen dan keberadaan WNA ODGJ di lingkungan permukiman. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pengelola apartemen maupun otoritas imigrasi terkait status dan penanganan ODGJ tersebut.(Wartabanjar.com/penamasmedia/berbagai sumber) editor: nur muhammad