Target Dinas PUPR Kalsel, 375 Tenaga Kerja Konstruksi Berkualifikasi Ahli

Selain itu, pelatihan ini menjadi bagian dari strategi untuk menjawab tantangan penyediaan tenaga kerja konstruksi yang memiliki daya saing tinggi, mematuhi kode etik profesi, serta bekerja secara efektif, efisien, dan bertanggung jawab.

“Tahun 2025, Dinas PUPR Kalsel menargetkan pelatihan terhadap 375 orang tenaga kerja konstruksi berkualifikasi ahli, termasuk pelatihan tenaga ahli bangunan gedung ini. Diharapkan para peserta bisa lebih aktif menggali pengetahuan dan keterampilan selama pelatihan agar SDM konstruksi kita semakin tangguh, andal, dan kompetitif,” terang Yasin.

Ia juga menegaskan bahwa pelatihan ini sejalan dengan misi Gubernur Kalimantan Selatan tahun 2025–2029, yaitu mewujudkan pembangunan manusia yang unggul, berbudaya, dan berakhlak mulia, serta mendukung pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang penetapan Perppu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas PUPR Kalsel, Muhammad Mustajab, menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat secara bertahap meningkatkan kualitas pelaksana dan pengelola pekerjaan konstruksi di daerah.

“Dengan pelatihan ini, kita ingin tenaga ahli kita memiliki kompetensi yang lebih baik, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas pembangunan infrastruktur, baik dari aspek efisiensi anggaran, ketepatan teknis, keamanan, maupun keselamatan kerja, baik bagi pekerja maupun masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Mustajab.

Ia juga berharap agar pelatihan serupa bisa terus dilanjutkan dan ditingkatkan setiap tahunnya, dengan dukungan anggaran dan kebijakan yang berkelanjutan. Menurutnya, seiring meningkatnya intensitas pekerjaan konstruksi di Kalimantan Selatan, maka kebutuhan akan SDM konstruksi yang profesional juga semakin mendesak.

“Kami berharap pelatihan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Dengan meningkatnya intensitas pembangunan di Kalsel, pelatihan dan penguatan SDM harus terus ditingkatkan agar kita bisa memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat serta mendorong kesejahteraan melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas,” tutupnya. (MC Kalsel)

Editor Restu