DETIK-DETIK MENGERIKAN! Klotok Bermuatan Belasan Orang Tertabrak Tongkang di Tikungan Sungai Barito
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, MUARA TEWEH – Sebuah video menghebohkan warganet pada Selasa (8/7/2025), memperlihatkan detik-detik mengerikan saat sebuah klotok (perahu penumpang) bertabrakan dengan kapal tongkang di Sungai Barito, tepatnya di wilayah Bumban Tuhup, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.
Dalam video yang beredar luas di media sosial Instagram, terlihat klotok yang mengangkut belasan penumpang melaju dari arah berlawanan, namun diduga kehilangan kendali dan akhirnya menghantam lambung tongkang yang sedang menikung di arus sungai.
Mesin Klotok Diduga Mati Sebelum Tabrakan
Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi dan pengguna media sosial, mesin klotok diduga sudah mati sebelum kejadian. Dalam video lain, terlihat bahwa kelotok kehilangan daya dorong dan terseret arus hingga akhirnya tertabrak tongkang yang datang dari arah depan.
BACA JUGA:DPRD Banjarbaru Genjot Regulasi! Tiga Raperda Inisiatif Diajukan, Pemkot Langsung Tancap Gas
“Dr jauh kelotok sudah mati mesin, tongkang melaju menikung, kelotok terbawa arus,” tulis salah satu pengguna media sosial yang turut membagikan video kejadian.
Tim SAR Dikerahkan, Belum Diketahui Jumlah Korban
Kepala BPBD Barito Utara, Fitirianul Fahriman, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya langsung menurunkan tim penyelamat menggunakan speed boat ke lokasi kejadian.
“Saat ini kami masih melakukan pencarian. Belum bisa dipastikan jumlah korban jiwa,” ujarnya singkat.
Informasi awal menyebutkan bahwa sejumlah penumpang dikabarkan jatuh ke sungai dan belum ditemukan, namun hingga saat ini petugas masih melakukan pendataan dan penyisiran.
Warga Bumban Tuhup dan daerah sekitarnya memang masih sangat bergantung pada transportasi air seperti klotok untuk aktivitas harian. Jalur sungai merupakan akses utama menuju pusat kota dan wilayah pedalaman.
Namun, kecelakaan ini kembali memicu perdebatan soal keselamatan transportasi sungai, terutama terkait kompetensi motoris (pengemudi perahu), arus sungai, serta minimnya regulasi ketat di jalur air.
“Kalau dari posisi kejadian, klotok memang salah. Harusnya tunggu tongkang lewat dulu, bukan maksa jalan pas posisi tongkang menikung,” ujar komentar lain yang viral di media sosial.
Doa dan Harapan dari Netizen
Tak sedikit pula warganet yang menyampaikan doa dan harapan bagi para penumpang.
“Ya Allah… semoga para korban diberikan kekuatan dan keselamatan. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un,” tulis seorang pengguna.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung. Pihak berwenang juga akan menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa pengemudi klotok dan mengumpulkan keterangan saksi mata.(Wartabanjar.com/folkkalteng/berbagai sumber)
editor: nur muhammad