WARTABANJAR.COM, MEKKAH- Fase pemulangan jemaah haji Indonesia kini masih berlangsung, diperkirakan rampung pertengahan Juli 2025 ini.
Fase pemulangan kali ini terpusat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi kembali mengingatkan jemaah agar mematuhi aturan barang bawaan baik di tas kabin maupun bagasi peswat.
Hal ini ditegaskan Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, M Luthfi Makki, usai meninjau proses pemeriksaan koper bagasi jemaah di Madinah.
“Ya, tadi kita habis melihat bagaimana proses pemeriksaan barang bagasi jemaah haji yang telah ditimbang, lalu barang dimasukkan dalam gudang untuk dicek kembali isinya yang akan dibawa ke Tanah Air,” kata M Luthfi Makki di Madinah, Selasa (1/7/2025), dikutip Rabu (2/7/2025).
Sampai saat ini, kondisinya sudah mulai tertib, namun masih ada beberapa ditemukan air zamzam di dalam koper.
“Dan juga masih ada ditemukan power bank,” lanjutnya.
Ia mengimbau sekaligus mengingatkan kembali agar seluruh jemaah haji Indonesia jangan memasukkan air zamzam atau barang-barang yang dilarang seperti power bank, senjata tajam, dan barang lain yang membahayakan penerbangan.
Dia juga berharap, agar hal ini menjadi perhatian khusus bagi jemaah, karena nantinya koper bagasi akan diperiksa dan dibongkar.
“Untuk screening (pemeriksaan) dilakukan dua tahap, pertama, pemeriksaan di dalam gudang ini (airgate). Setelah ini dibawa ke Bandara untuk diperiksa kembali. Pemeriksaan kali ini, kita ada tim Linjam (mengawasi) dan Yanpul yang terus memantau perkembangan semua proses pemeriksaan ini berlangsung,” kata M. Luthfi Makki.
