Perkuat Integritas Pengawasan, APIP Tanah Laut Asah Kemampuan Audit Infrastruktur Daerah
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, melalui Inspektorat Daerahnya, mengambil langkah proaktif untuk meningkatkan kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam mengawal pembangunan infrastruktur daerah.
Oleh sebab itu, pihaknya menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) yang berfokus pada pengawasan infrastruktur di Banjarbaru, Rabu (2/7/2025).
Plt. Asisten Administrasi Umum, Akhmad Hairin yang membuka Bimtek ini membacakan sambutan Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto.
Dalam sambutan tersebut, Bupati menekankan betapa krusialnya peran APIP.
"Beliau menegaskan bahwa tugas pengawasan melampaui sekadar administrasi, ini adalah amanah besar untuk menjaga keuangan negara dan memupuk kepercayaan publik. Setiap bangunan, setiap volume pekerjaan yang diawasi, itu hakikatnya adalah mengawal uang rakyat," katanya.
Oleh sebab itu, APIP harus bersih, jujur, dan profesional agar pembangunan benar-benar memberi manfaat.
Plt. Inspektur Tanah Laut, Riva Mahrani, menyoroti tantangan yang dihadapi APIP dalam pengawasan infrastruktur.
Menurutnya, aspek teknis seringkali menjadi kendala karena tidak semua APIP memiliki latar belakang teknik.
"Tidak semua APIP berasal dari latar belakang teknik, sehingga penting untuk memperkuat kemampuan audit di bidang fisik. Termasuk memahami struktur bangunan, analisis mutu material, dan kelayakan konstruksi," jelas Riva dalam laporannya.
Untuk mengatasi tantangan ini, Bimtek menghadirkan narasumber ahli dari LPPM Universitas Lambung Mangkurat.
Materi yang disajikan mencakup berbagai aspek, mulai dari teknis bangunan, metode pengawasan konstruksi, studi kasus lapangan, hingga pemanfaatan teknologi terkini dalam pemantauan proyek.
Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas teknis, tetapi juga bertujuan membangun komunikasi strategis yang lebih luas.
Melalui kolaborasi antara APIP daerah, akademisi, dan instansi vertikal lainnya, diharapkan terwujud sistem pengawasan yang lebih komprehensif dan efektif.
Mengakhiri arahannya, Akhmad Hairin menyampaikan harapannya agar para peserta dapat memanfaatkan Bimtek ini tidak hanya untuk menyerap ilmu, melainkan juga untuk memperkuat integritas dan memperluas jaringan kerja.
"Jaga marwah institusi pengawasan. Jangan sampai pembangunan yang belum sempurna sudah dilibatkan ke APH. Mari kita perkuat fungsi APIP sebagai garda depan perbaikan internal," pungkasnya.
Suasana pembukaan terasa hangat dan penuh antusiasme, bahkan Hairin sempat menyisipkan beberapa pantun yang mengundang tawa, menambah semangat dan keakraban di antara peserta.
BACA JUGA: 3 Jemaah Haji Hilang, Termasuk Asal Banjarmasin Belum Ditemukan
Bimtek ini berlangsung selama empat hari, dari 2 hingga 5 Juli 2025, ini diikuti oleh 44 peserta.
Mereka terdiri dari auditor, pejabat pengawas, dan Inspektur Pembantu, yang semuanya bertekad memperdalam pemahaman teknis dalam mengawasi proyek infrastruktur seperti jalan, bangunan, dan fasilitas umum lainnya. (Gazali)
Editor: Yayu