WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Harapan Alex Marquez untuk naik podium di MotoGP Belanda 2025 pupus tragis setelah mengalami kecelakaan parah di lap keenam. Insiden tersebut terjadi saat ia sedang terlibat duel intens dengan pembalap muda Pedro Acosta.
Sementara sang kakak, Marc Marquez, tampil gemilang dan keluar sebagai juara di Sirkuit Assen, Alex justru harus mengakhiri balapan lebih awal akibat insiden yang membuatnya patah tulang di tangan kiri.
Gresini Racing Buka Suara
Kepala Tim Gresini Racing, Michele Masini, memberikan penjelasan teknis tentang insiden yang menimpa Alex. Menurutnya, tabrakan ringan dengan Acosta berujung pada hilangnya kendali motor Alex.
“Seperti yang Anda lihat di TV, dia [Alex Marquez] menyentuh Pedro [Acosta] dan kehilangan stang kanan. Tapi dia juga menyentuh rem depan. Dari data yang kami lihat, ada tekanan besar di rem depan dan dia akhirnya terjatuh,” ujar Masini, dikutip dari Crash.net.
Operasi Menanti, Podium Melayang
Akibat kecelakaan itu, Alex mengalami patah tulang kedua di tangan kiri. Masini menyebut pembalapnya akan segera menjalani operasi, kemungkinan besar malam ini atau besok pagi di Madrid.
“Hari ini benar-benar hari yang buruk bagi kami. Saya berharap dia pulih tepat waktu,” tambah Masini. Ia juga menyebut rekan tim lainnya, Fermin Aldeguer, turut mengalami kecelakaan meski kondisinya tidak separah Alex.
Kegagalan yang Menyayat di Tengah Momen Manis
Ironisnya, kecelakaan ini terjadi di tengah performa solid Alex di awal balapan, di mana ia sempat berada di posisi keempat dan berpeluang meraih podium. Insiden ini membuat Red Bull Ring, tuan rumah seri berikutnya, menjadi momen krusial bagi Alex—jika ia bisa pulih tepat waktu. (Berbagai sumber/aar)







