‘Twitter Killer’ dari Jepang Dieksekusi Mati! Cekik dan Mutilasi 9 Korban yang Ingin Bunuh Diri

WARTABANJAR.COM – Dunia maya kembali diguncang dengan kabar eksekusi mati seorang pria asal Jepang yang dikenal dengan julukan “Twitter Killer”. Ia dieksekusi setelah dinyatakan bersalah atas kasus pembunuhan berantai mengerikan yang melibatkan 9 korban jiwa, terdiri dari 8 wanita dan 1 pria.

Modus Menggoda di Twitter

Pelaku diketahui menggunakan platform media sosial Twitter (kini X) untuk menjaring para korban yang memiliki kecenderungan untuk bunuh diri. Dengan menyamar sebagai seseorang yang “bersedia mati bersama,” ia kemudian mengundang para korban ke apartemennya, di mana semua pembunuhan berlangsung.

Setelah diyakinkan, korban dicekik hingga tewas dan kemudian dimutilasi. Kasus ini sempat menggegerkan Jepang dan dunia karena cara pelaku memanipulasi psikologis korbannya secara sistematis dan brutal.

BACA JUGA:Narkoba Ditemukan dalam Tepung Bantuan Warga Gaza, Strategi Israel Agar Ketergantungan Massal!

Upaya Banding Ditolak

Pengadilan Tokyo menjatuhkan vonis hukuman mati kepada pelaku pada tahun 2020. Namun eksekusi baru dilakukan pada pertengahan 2025 setelah semua upaya banding ditolak. Pemerintah Jepang tidak mengungkapkan secara detail metode eksekusi, namun diketahui bahwa hukuman mati di Jepang dilakukan dengan gantung.