Netizen Marah
Kabar eksekusi ini langsung memicu gelombang komentar di media sosial. Banyak netizen menyuarakan kemarahan dan keprihatinan atas kasus ini:
“Ada apa ya dengan orang ini… sampai bisa punya kelainan begitu?”
“Semua korban dibunuh di apartemennya, serem banget!”
“Karena Twitter dijadikan alat memangsa korbannya!”
“Kalau di Konoha mungkin jadi duta shampo!” 😂
“Kalau di negeri ninja mungkin dipelihara sama LSM.”
“Inilah alasan kenapa hukum harus tegas. Hukum Islam ditegakkan!”
Ada pula yang menyinggung apakah pelaku “membantu” orang yang ingin bunuh diri, namun mayoritas warganet menegaskan bahwa tindakannya adalah manipulasi dan pembunuhan berencana yang kejam.
Antara Media Sosial dan Keamanan Mental
Kasus ini membuka kembali perdebatan soal perlindungan pengguna media sosial dan pentingnya intervensi dini terhadap pengguna dengan gangguan mental. Twitter/X pun dikritik karena tidak cepat menanggapi akun-akun berisi konten berbahaya dan rawan eksploitasi.(Wartabanjar.com/duniahariini17/berbagai sumber)
editor: nur muhammad






