WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Banjir kembali melumpuhkan akses vital di Desa Tanjung, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut pada Sabtu (28/6/2025).
Akibat curah hujan deras sejak siang hari, terutama sekitar pukul 14.00 WITA, area sekitar RT 1 dan 2 dekat jembatan terendam, menyebabkan antrean panjang kendaraan yang ingin melintas.
Beberapa warga menduga banjir ini disebabkan oleh luapan sungai yang arusnya terlihat sangat deras di bawah kolong jembatan.
Baca Juga
Narkoba Ditemukan dalam Tepung Bantuan Warga Gaza, Strategi Israel Agar Ketergantungan Massal!
Jalan ini merupakan satu-satunya akses umum bagi masyarakat Tanjung menuju Pelaihari maupun sebaliknya, sehingga lumpuhnya jalan ini sangat berdampak pada aktivitas warga.
Hingga pukul 17.30 WITA, hujan masih mengguyur meskipun hanya gerimis, dan cuaca pun masih mendung.
Salah seorang warga, Arsuni dari RT 3, menanggapi situasi ini dengan pasrah. “Tengah hari tadi hujannya deras, tapi sebentar lagi bisa lewat ini, sedangkan motor tadi beberapa sudah bisa lewat,” ujarnya.
Arsuni juga menambahkan bahwa tidak ada jalan alternatif lain selain ini karena jalan ini adalah jalan umum.
“Banjir sudah biasa pada tahun sebelumnya, kalau banjir masyarakat bertahan tidak bisa lewat hinga banjir mulai surut dan bisa dilewati,” tutupnya, menunjukkan bahwa kondisi ini adalah fenomena berulang yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. (Gazali)







