HANI 2025 di Barabai: Bupati HST Siap Perangi Narkoba, Janji Dukung Rehabilitasi Warga Binaan!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) berlangsung penuh makna dan komitmen kuat. Bupati HST, Samsul Rizal, secara tegas menyatakan sikap perang total terhadap narkoba sekaligus mendukung penuh rehabilitasi bagi warga binaan pengguna narkotika.
Dalam acara yang digelar di Aula Rutan Kelas IIB Barabai, Kamis malam (26/6/2025), Bupati menyampaikan bahwa narkoba adalah ancaman serius bagi masa depan bangsa.
“Narkoba merusak fisik, mental, dan moral seseorang. Karena itu, kita semua wajib bersama-sama memberantasnya sampai tuntas,” tegasnya di hadapan para warga binaan, petugas lapas, dan tokoh masyarakat yang hadir.
Narkoba, Musuh Bersama
Samsul Rizal mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkotika tidak mengenal usia, status sosial, maupun profesi. Banyak korban berawal dari rasa penasaran, tekanan lingkungan, hingga stres hidup yang tak tertangani secara sehat.
Ia pun mengajak masyarakat untuk mengedepankan pendekatan rehabilitatif, bukan sekadar menghukum.
BACA JUGA:70 Ucapan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H Penuh Makna, Siap Dibagikan ke Medsos!
“Lapas dan rutan harus menjadi tempat membina, bukan menghina. Pemerintah daerah akan terus mendorong program pembinaan dan reintegrasi sosial agar para eks-warga binaan bisa kembali ke masyarakat dengan martabat,” ujar Samsul Rizal.
Lebih lanjut, Bupati juga mengajak tokoh agama, pendidik, dan keluarga agar berperan aktif dalam membangun lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba.
“Dengan semangat pulih dan bangkit, mari kita wujudkan HST sebagai kabupaten bersih narkoba (Bersinar),” tutupnya dengan penuh semangat.
HANI Bukan Sekadar Seremoni
Senada dengan itu, Kepala Rutan Kelas IIB Barabai, I Komang Suparta, menekankan bahwa peringatan HANI bukan hanya agenda tahunan biasa, melainkan bentuk kepedulian terhadap dampak narkoba yang makin mengkhawatirkan.
“Pencegahan dan rehabilitasi adalah langkah strategis menyelamatkan generasi. Kita jadikan HANI sebagai momen menggugah kesadaran kolektif,” ujarnya.
Beberapa rangkaian kegiatan dalam peringatan HANI di Rutan Barabai meliputi:
Lomba edukatif antar warga binaan
Pertunjukan seni seperti puisi, musik akustik, hingga habsyi
Kampanye kolaboratif bersama sektor swasta
Sementara itu, Kepala BNNK Balangan, M. Faisal Sidiq, turut menyampaikan tema nasional HANI 2025:
“Memutus Rantai Peredaran Gelap Narkoba melalui Pencegahan, Rehabilitasi, dan Pemberantasan Menuju Indonesia Emas 2045.”
“Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas pemerintah. Ini adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa,” ucapnya.
Faisal mengungkapkan bahwa layanan rehabilitasi BNNK telah menjangkau berbagai kalangan, mulai dari usia 15 hingga 60 tahun, termasuk pasien yang datang secara sukarela. Ia juga mendorong agar Rutan Barabai menjadi rutan percontohan Bersinar (Bersih dari Narkoba).
Acara puncak HANI 2025 dimeriahkan oleh penampilan warga binaan yang membawakan lantunan habsyi, puisi reflektif, hingga pertunjukan musik akustik. Semua tampil dengan semangat, membuktikan bahwa seni dan ekspresi bisa menjadi sarana pemulihan yang kuat.
Dengan semangat HANI 2025, Hulu Sungai Tengah menyuarakan komitmen tanpa kompromi terhadap narkoba, dan di saat yang sama, membuka peluang kedua bagi mereka yang ingin pulih.
“Narkoba adalah ancaman nyata, tapi harapan selalu ada. Mari bergandeng tangan, demi masa depan HST dan Indonesia yang bersih dari narkoba.”(Wartabanjar.com/Adew)
editor: nur muhammad