WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Inovasi ketahanan pangan berbasis teknologi kembali digaungkan oleh Rumah BUMN Pertamina Banjarmasin melalui program hidroponik canggih “Two in One System” yang digagas oleh UMKM binaan mereka, Kebun Mandiri Alfarm. Terletak di Jalan Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur, Alfarm kini menjadi pionir pertanian urban berkelanjutan di Kalimantan Selatan. Mengusung konsep circular economy, Alfarm menggabungkan dua sistem hidroponik modern, yaitu: NFT (Nutrient Film Technique): Aliran nutrisi tipis (2–3 mm) mengalir di bawah akar, cocok untuk tanaman berakar pendek seperti selada, pakcoy, dan herbal. DFT (Deep Flow Technique): Menggunakan kolam nutrisi sedalam 10–15 cm, ideal untuk tanaman berakar dalam seperti tomat dan cabai. Inovasi gabungan ini meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menghemat air, menjadikannya solusi cerdas untuk pertanian perkotaan. Dukungan Penuh dari Pertamina Kegiatan edukasi dan demonstrasi teknologi hidroponik ini turut dihadiri oleh CEO dan CFO Rumah BUMN Pertamina Banjarmasin, Ulil Amri dan Yoga Pratama, sebagai bentuk dukungan langsung terhadap penguatan UMKM lokal. “Kami percaya teknologi hidroponik ini bukan hanya solusi ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang pasar baru bagi UMKM. Ini adalah komitmen nyata kami dalam memberdayakan pelaku usaha lokal dan mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, PT Pertamina Patra Niaga. Inspirasi UMKM dan Dukungan Pemerintah Program hidroponik terintegrasi ini selaras dengan program pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas dan mendorong kewirausahaan berbasis inovasi. Kebun Mandiri Alfarm telah membuktikan bahwa UMKM lokal mampu melakukan transformasi nyata melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. Produk-produk segar dari kebun ini kini memenuhi kebutuhan pasar lokal dan berkontribusi dalam membangun ekosistem pangan berkelanjutan di Kalimantan Selatan. “Langkah ini menjadi inspirasi bagi UMKM lain untuk terus berinovasi, menjaga keberlanjutan, dan membuka peluang pasar baru,” tambah Edi. Rencana Pengembangan Ke Depan Rumah BUMN Pertamina Banjarmasin akan terus memperluas program ini dengan menyediakan: Pelatihan dan pendampingan teknis hidroponik, Dan duplikasi model pertanian modern ke UMKM lain di wilayah Kalimantan. Dengan kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM yang dapat berinovasi secara mandiri, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.(*/PT PLN) editor: nur muhammad