WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Semangat seni dan budaya membara di Kabupaten Tanah Laut (Tala) melalui penyelenggaraan Festival Karya Tari Daerah 2025. Sebanyak 15 sanggar tari dari berbagai penjuru Tala berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini, yang berlangsung meriah di Balairung Tuntung Pandang pada Rabu, (18/6/2025). Festival ini menjadi wadah bagi para seniman, koreografer, guru seni, serta generasi muda untuk menampilkan karya dan dedikasi mereka terhadap tari. Mewakili Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Hairul Rijal, menyampaikan apresiasi mendalam atas upaya luar biasa yang telah dicurahkan dalam menciptakan tarian-tarian yang memukau. "Melalui panggung ini, kalian telah menunjukkan bahwa seni tradisi tetap hidup, dinamis, dan relevan di tengah arus perkembangan zaman," ungkapnya. H. Hairul Rijal menegaskan bahwa festival ini lebih dari sekadar kompetisi. Ia menyoroti festival ini sebagai bukti nyata komitmen bersama dalam melestarikan dan mengembangkan kekayaan budaya daerah yang diwariskan oleh leluhur. Setiap gerakan, irama, dan makna yang terkandung dalam tarian yang ditampilkan mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal yang sangat berharga dan patut dijaga. "Saya berharap melalui pasti akan lahir bibit-bibit seniman tari muda berbakat yang kelak mampu mengharumkan nama kabupaten Tala di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional," tambahnya penuh harap. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memupuk kreativitas dan kebanggaan terhadap budaya sendiri. BACA JUGA: Kondisi Jemaah Haji Asal Depok Usai Pesawat yang Ditumpangi Dapat Ancaman Bom Pemerintah Kabupaten Tala, katanya, akan senantiasa mendukung pelestarian seni budaya daerah melalui berbagai kegiatan, termasuk festival semacam ini, yang juga berfungsi sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda. Kepada seluruh peserta, H. Hairul Rijal mengucapkan selamat berkompetisi, mendorong mereka untuk menampilkan yang terbaik dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, dan menanamkan rasa cinta terhadap budaya sendiri. "Jadikan ajang ini bukan semata-mata tempat berlomba, tetapi juga ruang belajar, ruang berbagi, dan ekspresi untuk terus mengembangkan potensi diri," pesannya. Ia juga memberikan pesan khusus kepada para juara yang akan mewakili Tala di tingkat provinsi, yaitu "Tetaplah rendah hati, teruslah berlatih, dan ingat bahwa kalian tidak hanya membawa nama pribadi atau kelompok, melainkan nama baik daerah kita tercinta. Tunjukkan bahwa Tala memiliki talenta seni yang patut diperhitungkan di tingkat yang lebih tinggi." (Gazali) Editor: Yayu