WARTABANJAR.COM – Pesawat Saudia Airines SV-5276 rute Jeddah-Jakarta mendapat ancaman bom hingga mengharuskan mendarat darurat di Bandara Kualanamu.
Kapolda Sumut Irjen Wishnu Hermawan Februanto bahwa bardasarkan hasil pemeriksaan, dinyatakan pesawat itu steril dari benda bermuatan bom.
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief menjelaskan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus melakukan koordinasi dengan pihak Saudia Airlines terkait dengan rencana penerbangan jemaah haji Indonesia.
Baca Juga
Putusan Mama Khas Banjar Disambut Positif, Menteri UMKM Dorong Evaluasi dan Perbaikan UMKM Banua
Terkait prosedur pengamanan pesawat di Bandara Kualanamu, kata Hilman, hal itu sepenuhnya diserahkan kepada otoritas bandara.
“Prosedur pengamanan diserahkan pada otoritas terkait di Bandara Kualanamu, baik pihak kepolisian, maskapai dan otoritas bandara,” tegas Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief di Makkah, dikutip Rabu (18/6/2025).







