UFC 318 Jadi Laga Perpisahan Dustin Poirier

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Ajang UFC 318 di New Orleans, Amerika Serikat, pada 19 Juli 2025 mendatang dipastikan menjadi laga penuh emosi. CEO UFC Dana White mengungkapkan bahwa event tersebut sengaja dirancang sebagai pertarungan pensiun Dustin Poirier, salah satu ikon terbesar UFC.

“Ini adalah untuknya, sejujurnya. Dustin ingin mengakhiri kariernya di New Orleans, dan di sanalah kami menggelarnya,” kata White, dikutip dari MMA Fighting, Selasa (17/6).

Poirier dijadwalkan menghadapi Max Holloway, dalam pertarungan yang akan menjadi penutup perjalanan panjangnya di dunia MMA profesional.

Laga Terakhir di Tanah Kelahiran

New Orleans bukan sekadar lokasi tanding bagi Poirier, tapi merupakan tempat penuh kenangan. Terakhir kali ia berlaga di kota itu adalah pada UFC Fight Night 2015, saat mengalahkan Yancy Medeiros. Sejak saat itu, ia terus mendorong UFC untuk kembali menggelar event di sana.

Setelah 15 tahun berkarier di bawah naungan UFC dan WEC, Poirier yang pernah menjadi juara interim kelas ringan UFC, siap menutup kariernya di tempat yang ia anggap sebagai rumah.

Poirier, Sang Legenda UFC

Meski tak pernah menyandang gelar juara sejati (undisputed), Poirier adalah figur sentral di divisi lightweight. Saat ini, ia masih bertengger di peringkat kelima dunia, menandakan betapa konsistennya performa pria berjuluk The Diamond itu selama lebih dari satu dekade.

“Ribuan orang telah bertarung di UFC. Saya tak tahu di peringkat berapa dia dalam sejarah, tapi jelas dia salah satu yang terbaik sepanjang masa,” tambah Dana White. (berbagai sumber/Aar)