WARTABANJAR.COM – Langit sore di Lakeland, Florida, berubah jadi panggung spektakuler ketika F-35C Lightning II, jet tempur siluman tercanggih milik Angkatan Laut AS, melesat memecah udara dalam ajang Sun ’n Fun Aerospace Expo 2025.
Bertenaga mesin Pratt & Whitney F135 dengan daya dorong sekitar 43.000 pon, jet ini mampu terbang hingga Mach 1.6. Tapi bukan cuma kecepatannya yang bikin kagum—kombinasi desain stealth dan teknologi sensor canggih membuat F-35C bisa menguasai seluruh lanskap tempur secara real-time. Jet ini bukan sekadar alat perang, melainkan otak terbang di tengah pertempuran modern.
Puncak atraksi terjadi saat tim demo elit VFA-125 Rough Raiders memperagakan manuver ekstrem yang diiringi semburan afterburner oranye terang di langit senja. Momen itu jadi hipnotis visual bagi ribuan pasang mata.
BACA JUGA:CATAT! Ini Wilayah di Kalsel Dilanda Badai Petir Siang & Sore, BMKG Ingin Warga Siaga Cuaca Ekstrem
Tak kalah mencuri perhatian adalah sosok di balik lensa: @rocketmanaviation, fotografer sipil yang berhasil mengabadikan tiap detik dramatis menggunakan Canon R7 dan lensa 100–400mm. Hasilnya? Visual memukau yang membuktikan bahwa dengan alat dan insting yang tepat, keindahan teknologi militer bisa diabadikan seperti lukisan langit.
Dengan banderol sekitar US$102 juta per unit (setara Rp1,6 triliun), F-35C bukan cuma simbol kekuatan, tapi juga kemewahan udara—di mana setiap detiknya punya nilai mahal, secara literal maupun emosional.
Afterburner Spektakuler & Performa Menggelegar
Jet tempur ini dilengkapi mesin Pratt & Whitney F135 dengan daya dorong sekitar 43.000 pon setelah menyalakan afterburner—tampak menyala oranye di langit sore, memukau semua mata.
Kecepatan & Sensor Futuristik







