WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Dalam lautan pemain muda yang berjuang mengangkat prestasi Timnas Voli Putri Indonesia, satu nama bersinar paling terang: Ajeng Viona. Di usianya yang masih belia, Ajeng menunjukkan mentalitas pemain besar dan menjadi salah satu motor kebangkitan Merah Putih di ajang AVC Nations Cup 2025. Meski datang sebagai pemain muda, Ajeng tampil seolah tak terbebani status rookie. Keberaniannya dalam menyerang, visi bermain yang tajam, serta keberpihakan total pada tim menjadikannya bintang baru yang mencuri perhatian banyak pengamat dan pecinta bola voli Tanah Air. Panggung Internasional, Mental Baja Ajang AVC Nations Cup 2025 bukan kompetisi biasa. Ini adalah pentas bagi para atlet terbaik Asia, tempat di mana tekanan dan ekspektasi datang tanpa kompromi. Namun Ajeng menunjukkan bahwa ia tak sekadar “ikut tampil”. Puncaknya, Ajeng tampil cemerlang saat Timnas mengalahkan Iran 3-1 di perebutan posisi kelima. Kemenangan tersebut sekaligus membalas kekalahan dari tim yang sama di babak grup, dan memastikan Indonesia naik 12 peringkat ke posisi 48 dunia dalam ranking FIVB. “Ajeng Viona benar-benar rising star. Ia cepat membaca permainan, tajam dalam eksekusi, dan tenang dalam tekanan,” kata salah satu pengamat voli nasional. Empat Kemenangan Beruntun, Ajeng Jadi Penentu Setelah kalah dalam tiga laga awal, Timnas Voli Putri bangkit luar biasa dengan mencatat empat kemenangan beruntun atas Mongolia, Selandia Baru, Hong Kong, dan Iran. Dalam periode itulah nama Ajeng kian menonjol tak hanya sebagai pencetak poin, tapi juga sebagai pemain yang bisa memicu semangat rekan-rekannya. Tak heran, netizen mulai menyebutnya sebagai “The Next Mega Bintang Voli Indonesia”. Perjalanan dari Lapangan Daerah ke Timnas Lahir tahun 2004, Ajeng mulai bermain voli sejak usia 9 tahun di daerah asalnya. Dengan dukungan penuh dari orang tua dan pelatih lokal, Ajeng melesat dari kompetisi sekolah ke klub-klub elit dan akhirnya dipanggil ke skuad nasional. Pemain berposisi open spiker ini dikenal punya daya lompat tinggi, spike cepat, serta keberanian menghadapi lawan yang lebih senior. Karier profesionalnya makin menanjak setelah tampil impresif di ajang ProLiga 2024, yang menjadi batu loncatan menuju Timnas. “Dulu saya hanya main di lapangan kampung. Nggak nyangka bisa sampai sini,” ujar Ajeng dalam wawancara pasca-laga. “Tapi ini baru permulaan. Saya mau belajar terus.” Harapan Baru Voli Putri Indonesia Ajeng Viona tak hanya membawa harapan. Ia adalah harapan itu sendiri. Bersama para pemain muda lain dan dukungan kapten senior seperti Yolla Yuliana, Ajeng menjadi bagian penting dari regenerasi Timnas Voli Putri menuju masa keemasan baru. Penampilannya di AVC Nations Cup 2025 jadi bukti bahwa usia bukan penghalang untuk tampil luar biasa selama ada tekad, kerja keras, dan semangat untuk terus berkembang. (Aar)   Editor: Andi Akbar