Diduga Epilepsi Kambuh! Pria di Banjarbaru Ini Tewas Usai Tercebur Sumur Warga
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Seorang pria berinisial U (50), warga Jalan Kasturi 1 Gang 13, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, ditemukan tewas tercebur ke dalam sumur di kawasan Jalan Garuda Gang Haji Imis RT 06 RW 006, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Sabtu (14/6/2025) pagi.
Peristiwa mengenaskan ini bermula sekitar pukul 08.42 WITA, saat Polsek Liang Anggang menerima laporan dari warga yang mendengar suara benda jatuh ke dalam sumur.
“Salah satu saksi, KA, yang sedang berada di dalam kamar, mendengar suara jatuh dari arah sumur di samping rumahnya,” ungkap Kasi Humas Polres Banjarbaru, Ipda Kardi Gunardi.
Saat diperiksa, KA menemukan korban sudah berada di dalam sumur. Ia pun panik dan berteriak meminta pertolongan. Dua warga lainnya, RM dan WS, segera datang membantu.
BACA JUGA:Pria Terjatuh ke Sungai Barito Ditemukan Tak Bernyawa, 15 Menit Pencarian di Dermaga Peti Kemas
“WS sempat turun ke dalam sumur dan sempat dipegang oleh korban. Namun, pegangan tersebut terlepas, sehingga korban tidak bisa diselamatkan,” jelas Kardi.
Evakuasi Dramatis
Tak lama kemudian, tim gabungan dari relawan rescue, warga setempat, dan UPT Damkar Banjarbaru tiba di lokasi. Proses evakuasi pun berlangsung cepat.
“Korban berhasil diangkat pada pukul 09.36 WITA dalam kondisi telah meninggal dunia,” kata Kardi.
“Petugas juga mengamankan sepasang sandal merek New Era milik korban sebagai barang bukti.”
Korban Mengidap Epilepsi
Dari keterangan keluarga, diketahui korban telah mengidap epilepsi sejak tahun 2003 dan rutin menjalani pengobatan di RSJ Sambang Lihum. Saat kejadian, korban diketahui sedang tinggal bersama kakaknya yang berdomisili tak jauh dari lokasi sumur.
“Diduga korban mengalami serangan epilepsi hingga kehilangan keseimbangan dan terjatuh,” tambah Kardi.
Peristiwa ini mengundang keprihatinan masyarakat dan menjadi peringatan serius soal keselamatan area sekitar sumur terbuka, khususnya bagi warga dengan riwayat penyakit tertentu.(Wartabanjar.com/IKhsan)
editor: nur muhammad