WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Di balik kabar lolosnya dua petarung muda Kalimantan Selatan ke ajang MMA Internasional di Abu Dhabi, terselip satu nama yang menjadi motor utama lahirnya talenta-talenta berbahaya dari tanah Borneo: IBCA MMA Kalimantan Selatan. Lembaga yang satu ini mungkin belum seterkenal sasana di kota-kota besar, tapi soal prestasi? Jangan diremehkan! “Kami bukan hanya melatih, tapi juga membentuk karakter. IBCA bukan sekadar tempat berlatih MMA, ini rumah bagi para calon juara,” ujar Ketua IBCA MMA Kalsel, Okta Tri Nurhidayat. Bermula dari Komunitas, Kini Cetak Atlet Internasional IBCA (Indonesia Bela Diri Camp Association) MMA Kalimantan Selatan awalnya hanya komunitas kecil. Namun dalam beberapa tahun terakhir, mereka berhasil mencetak sederet atlet berprestasi yang berlaga di tingkat nasional, bahkan kini menembus panggung internasional. Beberapa torehan yang pernah dicatat IBCA MMA Kalsel: 3 Emas & 1 Perak di Kejuaraan MMA Amatir Nasional 2023 2 Atlet Terbaik Nasional versi FORMI MMA 2024 Mengirim petarung ke berbagai event One Pride dan Road to UFC Local Scout Kini, Mutia Salwa dan Nurhidayat resmi terpilih tampil di ajang MMA Internasional di Abu Dhabi, Juli 2025 Tak Hanya Fisik, Mental Juara Jadi Kunci Yang membedakan IBCA dengan sasana lain, menurut Okta, adalah pendekatan mereka yang tidak hanya fokus pada teknik dan fisik. Nilai-nilai seperti Mental Medali dan Berani Menang Terhormat menjadi pondasi pelatihan. “Kami selalu tanamkan pada atlet: menang boleh, tapi harus dengan cara terhormat. Disiplin, attitude, dan jiwa sportivitas adalah harga mati,” tegasnya. Siap Kirim Lebih Banyak Atlet ke Kancah Dunia Dengan terus berkembangnya fasilitas, pelatih bersertifikat, dan dukungan dari komunitas bela diri lokal, IBCA MMA Kalsel kini bersiap mencetak lebih banyak atlet bertaraf internasional. “Kami ingin Kalsel dikenal sebagai lumbung petarung MMA Indonesia. Kalau dua bisa lolos ke Abu Dhabi, ke depan harus bisa sepuluh!” ujar Okta penuh semangat. (andi)   Editor: Andi Akbar