Sprint Aragon 2025: Marc Marquez Raih Kemenangan Ketujuh Musim Ini
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Marc Marquez tampil gemilang dalam balapan Sprint MotoGP Aragon 2025 yang digelar di Motorland Aragon, Spanyol. Meski sempat kehilangan posisi terdepan di awal lomba, pembalap Ducati Lenovo itu berhasil bangkit dan finis pertama, menandai kemenangan ketujuhnya di sesi Sprint musim ini.
Start dari pole position, Marquez mengalami wheelspin dan tersenggol ringan oleh Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing), membuatnya turun ke posisi keempat. Di saat bersamaan, sang adik, Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP), langsung memimpin lomba, diikuti Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team).
Namun Marquez tak butuh waktu lama untuk kembali ke barisan depan. Pada lap kedua, ia sudah menyalip Morbidelli, dan secara perlahan memangkas jarak dengan Alex yang sempat unggul hampir 0,7 detik. Tikungan pertama lap keenam menjadi momen krusial: Marquez menyalip sang adik dan langsung memimpin balapan.
Sejak itu, ia tak terkejar lagi. Pembalap bernomor 93 itu menjaga ritme dan membuka keunggulan lebih dari dua detik hingga garis finis, menunjukkan pengalaman dan kontrol penuh sepanjang 13 lap Sprint.
Sementara itu, kejutan datang dari Fermin Aldeguer. Rookie dari tim BK8 Gresini Racing tersebut tampil luar biasa dengan menyalip Morbidelli di lap terakhir dan mengamankan podium ketiga—podium Sprint pertamanya musim ini.
Pedro Acosta harus puas finis di urutan kelima setelah gagal mempertahankan posisinya di tengah tekanan. Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) finis keenam, disusul Maverick Vinales (Red Bull KTM Tech3) ketujuh. Aksi luar biasa ditunjukkan Marco Bezzecchi (Aprilia Racing), yang memulai dari posisi ke-20 dan finis kedelapan, unggul atas Brad Binder (kesembilan).
Performa mengecewakan ditunjukkan oleh dua bintang besar: Fabio Quartararo hanya finis ke-11, sementara juara dunia bertahan Francesco Bagnaia turun ke posisi ke-12 meski start dari baris kedua.
Insiden terjadi antara Joan Mir (Honda HRC Castrol) dan Jack Miller (Prima Pramac Yamaha). Keduanya terlibat kontak hingga Mir gagal finis. Miller dinyatakan bersalah dan dikenai hukuman Long Lap Penalty, membuatnya finis ke-13.
Kemenangan ini menjadi sinyal kebangkitan Marquez setelah gagal tampil optimal di Sprint Silverstone. Ia kini semakin kokoh sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini, terutama di format Sprint yang mulai krusial dalam pengumpulan poin. (berbagai sumber/andi)
Editor: Andi Akbar