WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat, menggagas inisiatif edukasi keamanan pangan yang menyasar langsung para siswa sekolah dasar. Bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, kegiatan ini dikemas dalam Sosialisasi Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah dan digelar di SDN 1 Sungai Riam, Kecamatan Pelaihari, pada Rabu (4/6/2025). Program ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan di Desa Maluka Baulin, Kecamatan Kurau. Dalam sambutannya, Hj. Dian Rahmat menekankan pentingnya mengenalkan konsep pangan sehat sejak usia dini agar anak-anak terbiasa memilah makanan yang aman untuk tubuh. “Siapa yang masih suka jajan gorengan di luar? Termasuk Ibu juga kadang suka. Tapi mulai sekarang kita harus hati-hati dan belajar memilih makanan yang sehat,” ujar Hj. Dian disambut riuh para siswa. BACA JUGA:GILA! Suami Berakting Menangis di Samping Jenazah Istrinya, Ternyata Dia Pelakunya, Netizen Geram! Untuk mendorong perubahan perilaku, setiap peserta dibekali lunch box dan tas jinjing sebagai ajakan membawa bekal dari rumah. Ketua TP PKK juga mengingatkan agar peralatan makan yang dibagikan dirawat dan digunakan dengan baik. “Lunch box dan tasnya dijaga baik-baik ya. Dicuci setelah dipakai, dibawa lagi besok. Sudah punya tempat makan yang bagus, anak-anaknya juga cantik-cantik, ganteng-ganteng. Kalau ditambah sehat, Masya Allah, makin luar biasa!” tambahnya sambil memotivasi para siswa. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, narasumber dari Persagi, serta BPOM Banjarbaru. Mereka memberikan edukasi tentang pentingnya makanan bergizi, bahaya zat tambahan pangan, serta cara memilih jajanan yang aman kepada siswa-siswi kelas 3, 4, dan 5. Plt. Kepala UPTD SDN 1 Sungai Riam, Didi Adi Prasetyo, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya. “Hari ini merupakan hari yang spesial untuk SDN 1 Sungai Riam. Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Laut beserta tim, serta mohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan,” ucapnya. Sementara itu, pihak penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk pola pikir dan kebiasaan konsumsi pangan yang aman di kalangan anak-anak sejak dini. Sebanyak 60 siswa terlibat aktif dalam kegiatan ini. Diharapkan, selain siswa, para pedagang jajanan di sekitar sekolah pun ikut mendapatkan edukasi demi menciptakan lingkungan pangan yang lebih sehat. “Ini bukan hanya tentang anak-anak saja, tapi juga tentang para penjual jajanan sekolah. Harus ada edukasi, seperti penggunaan minyak yang tidak berulang kali, menghindari penyedap rasa berlebihan, dan mengganti bahan dengan yang lebih bergizi,” kata Hj. Dian. Inisiatif ini menjadi bagian dari kontribusi daerah dalam menyukseskan visi Generasi Emas Indonesia 2045 — generasi yang sehat, cerdas, dan kuat sejak dari bangku sekolah.(Wartabanjar.com/Gazali) editor: nur muhammad