Aktivis Bantuan Kemanusiaan Freedom Flotilla Diintai Drone Israel Saat Berlayar Menuju Gaza

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Sejumlah aktivis bergabung dalam misi kemanusiaan untuk warga Gaza dari organisasi nirlaba internasional Freedom Flotilla Coalition (FFC) diketahui kini tengah berlayar menuju Palestina.

Mereka berlayar dari Pelabuhan Catania di Sisilia, Italia ke Gaza, Palestina sejak beberapa hari lalu membawa sejumlah bantuan.

Mereka melakukan misi ini mencoba untuk menentang jalur yang dikepung pasukan Israel dengan menerobos blokade.

Bukan tanpa halangan, mereka selama di laut tetap harus berhadapan dengan pengawasan tentara Israel.

Ada 12 orang yang bertolak menggunakan kapal bernama Madleen tersebut, di antaranya adalah aktivis iklim Swedia, Greta Thunberg dan anggota parlemen Prancis-Palestina, Rima Hassan serta aktor Game of Thrones, Liam Cunningham.

Mereka aktif mengunggah pengalaman mereka selama di laut di Instagram mereka, yaitu @gazafreedomflotilla.

Sejak beberapa jam lalu, dikutip Rabu (4/6/2025) dari Instagram mereka, para aktivis ini harus berhadap dengan pesawat nirawak atau drone yang mengintai dan bahkan berpotensi menyerang mereka.

“Dan lagi-lagi drone. Butuh waktu 4 jam bagi mereka untuk kembali dan berada di atas kepala kami lagi. Kali ini kami mengidentifikasi dua drone. Penjaga Pantai Yunani menolak untuk mengungkapkan informasi tentang drone sehubungan dengan pengalihan tanggung jawab pencarian dan penyelamatan ke Malta. Malta yang terlibat dalam serangan drone Israel baru-baru ini terhadap hati nurani kapal kami,” demikian tulis mereka di akun tersebut.

Pesawat nirawak itu diketahui bernama Heron, sebuah drone pengintai buatan Israel yang dikembangkan oleh Israel Aerospace Industries (IAI).

Mengutip postingan tersebut, UAV dengan daya tahan lama ini digunakan oleh beberapa militer, termasuk Israel dan Yunani, untuk pengawasan perbatasan, pemantauan maritim, dan pengumpulan data intelijen.