Keutamaan dan Niat Puasa Arafah dalam Bahasa Arab, Latin dan Indonesia

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Pemerintah melalui sidang isbat Kementerian Agama telah mengumumkan bahwa 1 Zulhijjah 1446 H jatuh pada 28 Mei 2025.

Di bulan mulia Zulhijjah ini, ada dua hari besar dan penting bagi umat Islam, yaitu hari raya Idul Adha dan Puasa Arafah.

Terkait puasa Arafah, dinamai demikian karena bertepatan dengan hari saat jemaah haji wukuf di Padang Arafah, Mekkah, Arab Saudi.

Pelaksanaannya pada setiap 9 Dzulhijjah.

Lantas, tahun 2025 ini, puasa Arafah akan dilaksanakan pada hari apa?

Mengacu keputusan resmi hasil sidang isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI, 1 Dzulhijjah 1446 H jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025.

Artinya, puasa Arafah tahun ini dilaksanakan pada Kamis, 5 Juni 2025.

Bacaan Niat Puasa Arafah

Memulai puasa, biasanya harus dilakukan niat dulu.

Untuk puasa Arafah, ada niat khususnya sesuai ajaran Islam dan Nabi Muhammad SAW, yaitu:

نويت صوم عرفة سنة لله تعالى

Latin: Nawaitu sauma arafah sunnatan lillahi ta’alah.

Artinya: “Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah Ta’ala.”

BACA JUGA: SADIS! Santri dari Tabalong Disekap, Disetrum dan Dipukuli di Ponpes Gus Miftah, 13 Jadi Tersangka

Keutamaan Puasa Arafah
Mengutip berbagai sumber, Minggu (1/6/2025), puasa Arafah memiliki keutamaan yang sangat besar.
Pada salah satu hadits riwayat Muslim, Rasulullah Saw bersabda tentang keutamaan puasa Arafah, yaitu:
“Puasa pada hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim). (yayu)
Editor: Yayu