WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Setelah penantian panjang selama hampir 17 tahun, Kabupaten Banjar akhirnya dipercaya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXVI Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2025. Ajang keagamaan bergengsi ini akan digelar mulai 19 hingga 27 Juni 2025 dan dipusatkan di Martapura. Kepastian ini disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banjar, Ikhwansyah, usai acara Finalisasi dan Penunjukan Penyedia Kegiatan MTQ XXXVI yang digelar di Kantor Bupati Banjar, Senin (19/5/2025) sore. “Malam ini kami bersama Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua LPTQ Kabupaten Banjar akan melaporkan progres persiapan ini langsung kepada Gubernur Kalimantan Selatan,” ujarnya kepada awak media. BACA JUGA:Duka di New York! Kapal Latih Angkatan Laut Meksiko Tabrak Jembatan Brooklyn, 2 Tewas dan Puluhan Terluka 11 Venue Disiapkan, RTH Ratu Zalecha Jadi Pusat Kegiatan Ikhwansyah mengungkapkan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan secara intensif, mulai dari penunjukan event organizer (EO) profesional hingga pembenahan infrastruktur pendukung, seperti akses jalan, penerangan, dan fasilitas umum. “Sebanyak 11 venue telah disiapkan. Lokasi utama akan dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ratu Zalecha Martapura, dengan 10 venue tambahan untuk sesi lomba di pagi dan sore hari,” bebernya. Pengaturan Mobilitas Kafilah Diatur EO, Pemkab Fokus Monitoring Terkait pengaturan mobilitas para peserta dan kafilah dari seluruh kabupaten/kota se-Kalsel, pihak EO akan berperan sebagai pelaksana teknis. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Banjar akan menjalankan fungsi monitoring dan pengawasan sesuai ketentuan kontrak. “Pemerintah Kabupaten Banjar akan memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar. Kami ingin pelaksanaan MTQ ini berjalan profesional dan memberikan kesan positif bagi para tamu,” jelas Ikhwansyah. Sinergi Lintas Sektor, Harapan untuk Sukses dan Meriah Ikhwansyah menekankan pentingnya kerja sama dan kolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan MTQ XXXVI ini. Ia berharap MTQ 2025 tidak hanya menjadi ajang lomba tilawah, tetapi juga momen kebanggaan daerah. “Kami ingin MTQ ini berlangsung sukses, meriah, dan meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Banjar serta seluruh peserta dari Kalimantan Selatan,” pungkasnya.(Wartabanjar.com/Ikhsan) editor: nur muhammad