Duka di New York! Kapal Latih Angkatan Laut Meksiko Tabrak Jembatan Brooklyn, 2 Tewas dan Puluhan Terluka
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM – Dunia maritim dikejutkan oleh insiden tragis yang terjadi di New York City, Amerika Serikat. Sebuah kapal latih layar milik Angkatan Laut Meksiko, ARM Cuauhtémoc (BE01), dilaporkan menabrak Jembatan Brooklyn saat tengah melakukan kunjungan persahabatan.
Video detik-detik kejadian ini viral di media sosial Instagram dan mengundang perhatian luas dari netizen di berbagai negara.
Tiang Kapal Roboh, 2 Tewas dan 35 Terluka
Benturan keras antara tiang layar kapal dan bagian bawah jembatan menyebabkan tiang utama kapal jatuh dan mengalami kerusakan parah. Dua kru kapal tewas di tempat, sementara 35 lainnya dilaporkan luka-luka, termasuk empat kru dalam kondisi kritis.
BACA JUGA:Dua Pria Bawa Sajam Terlibat Perkelahian di Depan SPBU Banua Anyar
Federasi Tim Pencarian dan Penyelamatan Negara Bagian New York menyatakan bahwa operasi penyelamatan masih berlangsung untuk memastikan tidak ada korban lainnya yang terperangkap atau hilang.
Diduga Mesin Mati atau Human Error
Beberapa sumber menyebutkan kemungkinan penyebab insiden ini adalah gangguan mesin sehingga kapal kehilangan daya dorong dan tidak bisa menghindari jembatan. Namun, penyelidikan resmi masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti.
Di media sosial, warganet ramai mengomentari insiden ini:
"Kapal angkatan laut? Kok kayak kafe ya, nggak ada serem-seremnya."
"Buset, pada gelantungan 😢"
"Mirip di Palembang... Tapi bedanya bawa batubara."
"Nakhodanya ngantuk apa gimana, tahu-tahu tiang segede itu dihajar jembatan."
"Lha udah tahu nggak muat, dihantam juga. Kayak sopir truk di Konoha aja!"
Ada pula yang membandingkan kapal ini dengan KRI Bima Suci, kapal layar milik Akademi Angkatan Laut Indonesia, karena bentuknya yang serupa sebagai kapal latih kelas tall ship.
Tentang Kapal ARM Cuauhtémoc
Kapal ARM Cuauhtémoc merupakan kapal layar kebanggaan Angkatan Laut Meksiko yang digunakan untuk pelatihan taruna. Kapal ini juga kerap menjalankan misi diplomasi maritim dan kunjungan persahabatan ke berbagai negara.
Insiden ini menjadi peringatan penting akan pentingnya protokol keselamatan navigasi, terutama di perairan padat seperti pelabuhan New York. Publik internasional kini menanti klarifikasi resmi dari pemerintah Meksiko dan otoritas pelabuhan AS terkait penyebab pasti kecelakaan fatal ini.(Wartabanjar.com/militarynewsinternational/berbagai sumber)
editor: nur muhammad