WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Pasar murah kembali digelar, kali ini pasar murah hadir di Desa Lampihong Selatan, Kabupaten Balangan, Kamis (15/5/2025). Kegiatan ke-24 yang dilaksanakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan sepanjang tahun 2025. Meski sehari sebelumnya sudah ada pasar mingguan di kecamatan tersebut, antusiasme warga tetap tinggi. Baca Juga Curhatan Keluarga Korban Penganiayaan di Tanbu, ‘Kakak Mau Sholat Ashar’ Warga bahkan rela antre demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan di pasar umum. Dalam pasar murah kali ini, masyarakat bisa membeli berbagai bahan pokok seperti minyak goreng, gula, dan kebutuhan lainnya dengan selisih harga dua hingga tiga ribu rupiah lebih murah per item. Selisih harga ini menjadi keuntungan besar, terutama bagi warga desa yang tengah menghadapi tekanan harga pasar. Kegiatan pasar murah ini tak hanya melibatkan Disperindag, tetapi juga didukung oleh pelaku usaha swasta seperti Wings Food dan Mama Suka, serta instansi pemerintah lain seperti Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Balangan. Program pasar murah merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Balangan yang menyasar hingga ke desa-desa terpencil, sebagai upaya pemerataan akses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Bupati Balangan, H. Abdul Hadi, juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini karena dinilai mampu meringankan beban masyarakat. Kepala Disperindag Balangan, Hj. Herlina melalui Analis Perdagangan Disperindag, Asbit, menyebutkan bahwa tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa program ini sangat dibutuhkan. “Pasar murah ini memang menjadi solusi bagi banyak warga. Antusiasme mereka sangat tinggi,” ujarnya. Asbit menjelaskan, lokasi pelaksanaan pasar murah dapat berasal dari permintaan pemerintah desa maupun inisiatif dari Disperindag sendiri. “Kami ingin menjangkau seluruh desa di Kabupaten Balangan agar manfaat pasar murah ini bisa dirasakan secara merata,” terangnya. Salah satu warga Desa Lampihong Selatan, Inur menyampaikan rasa terima kasih atas hadirnya pasar murah di desanya. “Pasar murah ini bukan hanya sekadar nama, tapi benar-benar memberikan harga yang lebih ringan. Selisih dua sampai tiga ribu rupiah per item sangat berarti bagi kami di desa,” tuturnya dengan penuh syukur.(Alfi) Editor Restu