HEBOH! Foto Guru Sekumpul dan Guru Zuhdi Tak Terbakar saat Kebakaran, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Sebuah video viral yang diunggah akun Instagram @kalimantanpunya.id menghebohkan jagat maya. Video tersebut memperlihatkan sejumlah foto ulama ternama seperti Abah Guru Sekumpul, Abah Guru Zuhdi, dan beberapa habaib tetap utuh, tidak terbakar maupun tersentuh api saat terjadi kebakaran hebat di kawasan Kelayan A Gang Sadar, Kelurahan Kelayan Luar, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Senin (12/5/2025).
Dalam keterangan video, peristiwa ini disebut sebagai bentuk karamah—yakni kejadian luar biasa yang terjadi pada wali Allah atau kekasih Allah. Masyarakat meyakini bahwa karamah adalah tanda kehormatan dari Allah SWT kepada hamba-Nya yang saleh dan penuh keimanan.
Kejadian ini sontak menjadi inspirasi sekaligus pengingat spiritual bagi banyak orang. Banyak yang merasa semakin terdorong untuk memperkuat cinta kepada para wali Allah serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Sang Pencipta.
BACA JUGA:OPERASI SIKAT INTAN 2025: Polda Kalsel Gulung 3 Pengunjung Warung Remang-Remang
Berikut sejumlah reaksi netizen yang membanjiri kolom komentar:
“Masya Allah ❤️”
“Air mata ini menetes… maa syaa Allah 😢❤️”
“Api aja kada wani (tidak berani) menyentuh sidin. Tanda kasih sayang Allah ta’ala kepada kekasih-Nya 🙏”
“Jadi ingat perkataan Guru Sekumpul: orang yang rutin bershalawat jasadnya akan tetap utuh meski bukan penghafal Al-Qur'an. Masya Allah ❤️”
Meski banyak yang mempercayainya sebagai karamah, sejumlah warganet juga mempertanyakan kemungkinan penjelasan logis di balik fenomena tersebut.
Menurut informasi dari berbagai sumber, termasuk Google, terdapat sejumlah faktor ilmiah yang bisa menjelaskan kenapa foto tidak mudah terbakar dalam peristiwa kebakaran:
1. Bahan Bingkai dan Album
Foto biasanya disimpan dalam bingkai atau album dari bahan tahan api seperti kayu solid, logam, atau plastik tebal, yang memiliki titik nyala lebih tinggi dibandingkan kertas biasa.
2. Lapisan Kertas Foto
Kertas foto umumnya dilapisi bahan kimia khusus yang tahan panas. Lapisan ini membuat foto lebih sulit terbakar daripada kertas biasa.
3. Lokasi Penyimpanan
Foto sering disimpan di tempat tertutup, seperti lemari atau dinding yang tidak langsung terpapar api. Lingkungan sekitar dapat memengaruhi tingkat kerusakan yang terjadi.
4. Titik Nyala Tinggi
Kertas foto memiliki titik nyala yang lebih tinggi daripada bahan di sekitarnya. Ini membuatnya lebih tahan terhadap nyala api secara langsung.
Meski demikian, bagi banyak orang, selamatnya foto-foto para ulama dalam peristiwa tersebut tetap dianggap sebagai tanda kekuasaan Allah dan menjadi penguat keyakinan spiritual.(Wartabanjar.com/kalimantanpunya.id/berbagai sumber)
editor: nur muhammad