Dharmasanti Nyepi di Pura Agung Jagat Natha Jadi Simbol Persatuan
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN — Suasana penuh kedamaian menyelimuti Pura Agung Jagat Natha Banjarmasin saat umat Hindu memperingati Dharmasanti, rangkaian penutup Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947 / 2025 Masehi, Sabtu (10/5/2025).
Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin HR turut hadir dan menyampaikan apresiasinya atas semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di kota seribu sungai ini.
Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarmasin menegaskan pentingnya menjaga kerukunan dan saling menghormati perbedaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
61 Orang Diamankan Jajaran Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin di Operasi Sikat Intan
"Hari Raya Nyepi adalah momentum untuk refleksi dan membersihkan diri. Sebagai warga negara Indonesia, kita harus menjunjung tinggi toleransi," ujar Yamin.
"Kita jaga kebersamaan demi menciptakan keamanan, kedamaian, dan kesejahteraan. Banjarmasin harus menjadi kota toleransi yang nyata," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Codorka Anom Pemayun menjelaskan bahwa Dharmasanti merupakan momen serupa halal bihalal dalam budaya lain, yaitu saling memaafkan dan mempererat hubungan antarsesama, khususnya umat Hindu.
“Ini rangkaian dari Hari Raya Nyepi, di mana kita saling memaafkan dan memperbaiki diri untuk tahun ke depan," jelas Codorka
"Kami juga menampilkan pertunjukan seni budaya, termasuk tari Dayak dan tari Rada Rahayu sebagai bentuk akulturasi budaya lokal dan Bali,” lanjutnya
Salah satu pertunjukan yang menarik perhatian adalah pentas drama tari bertajuk “Ekalawya”, yang mengisahkan murid setia bernama Ekalawya yang belajar memanah dari guru spiritual Drona meskipun tanpa bimbingan langsung.
Pesan moral dari pertunjukan ini adalah ketulusan dalam menuntut ilmu dan mengajarkannya tanpa pamrih.
“Kita ingin menampilkan pesan bahwa ilmu yang diberikan dengan ikhlas akan membawa kebaikan dan keteladanan," kata Codorka
"Ini juga menjadi pengingat bagi umat untuk meneladani semangat belajar dan hormat kepada guru,” tandasnya. (Ramadan)
Editor Restu