Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, dr. Tabiun Huda, menyatakan bahwa prestasi ini menjadi pemicu semangat untuk meningkatkan mutu pelayanan.
Huda mengonfirmasi bahwa Puskesmas Sungai Andai sedang dalam proses transformasi menjadi rumah sakit setingkat tipe D.
“Izin operasional sedang kami urus. Harapannya tahun depan pembangunan ruang rawat inap bisa dimulai,” katanya.
BACA JUGA: Polres Balangan Tegaskan BBM di SPBU Haur Batu Aman, Warga Diimbau Tak Khawatir
Ini sejalan dengan misi Wali Kota untuk meningkatkan akses layanan kesehatan.
Kepala Puskesmas Sungai Andai, Mei Vita Ariyani, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima pelatihan khusus dari Ombudsman terkait teknik meredakan emosi pasien dan menangani komplain.
“Kami menerima sekitar 80-100 pasien per hari. Pelayanan terbanyak adalah poli umum. Kita juga punya teknik tersendiri untuk menjaga emosi pasien agar tetap kondusif,” jelasnya.
Meski belum memiliki layanan persalinan lengkap, Puskesmas ini tetap melayani kasus darurat kelahiran dan tengah mempersiapkan fasilitas untuk layanan rawat inap minimal 10 kamar.
“Ini jadi tantangan, tapi juga kehormatan karena jadi yang pertama di Kalimantan Selatan, bahkan mungkin di Indonesia,” tutupnya. (Ramadan)
Editor: Yayu







