UPDATE Mobil Jokowi yang Nunggak Pajak, Ternyata Terdaftar atas Nama Perusahaan Kahiyang Ayu

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Mobil Toyota Kijang Innova yang digunakan mantan Presiden Joko Widodo saat mendatangi Polda Metro Jaya mendadak menjadi bahan perbincangan panas warganet. Bukan karena merek atau tujuannya, tapi karena mobil tersebut ternyata menunggak pajak kendaraan bermotor.

Mengutip laporan dari Rakyat Merdeka Online (RMOL), mobil bernomor polisi B 2329 SXI itu bukanlah milik pribadi Jokowi, melainkan terdaftar atas nama PT Indonesia Berlian Yasawirya—sebuah perusahaan yang dimiliki oleh putrinya, Kahiyang Ayu.

BACA JUGA:HEBOH! Mobil Jokowi saat Lapor Kasus Ijazah Ternyata Belum Bayar Pajak, Ini Faktanya

Berdasarkan data Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM, Kahiyang Ayu tercatat sebagai pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 495 lembar saham. Sisa saham lainnya dimiliki oleh Meingga Mahaning Nurwahridya, kerabat dari Iriana Widodo, ibu negara sekaligus nenek dari anak-anak Kahiyang.

Dalam struktur kepemimpinan perusahaan, Kahiyang menjabat sebagai direktur yang berdomisili di Jakarta Selatan, sementara Meingga menjadi komisaris dengan alamat terdaftar di Surakarta.

Yang menjadi sorotan tajam, mobil dinas tersebut ternyata menunggak pajak sejak 3 Maret 2025, meskipun masa berlaku STNK masih aktif hingga 3 Maret 2026. Informasi ini diperoleh dari aplikasi Cek Ranmor dan Informasi Data Kendaraan Bermotor milik Pemprov DKI Jakarta, yang bisa diakses publik secara daring.

Kabar ini langsung menyulut reaksi keras dari publik, khususnya di media sosial. Warganet menyindir ketimpangan perlakuan hukum terhadap masyarakat biasa dan keluarga pejabat. Banyak yang mempertanyakan mengapa mobil mantan orang nomor satu di Indonesia bisa luput dari kewajiban membayar pajak.

BACA JUGA:MENEGANGKAN! Proses Penangkapan Pelaku Bentrokan Bersenjata di Kemang: 25 Orang Ditangkap, 9 Tersangka

Reaksi Pedas Netizen Membanjiri Kolom Komentar

Beberapa komentar warganet di media sosial bahkan viral dan penuh sindiran tajam: