MENEGANGKAN! Proses Penangkapan Pelaku Bentrokan Bersenjata di Kemang: 25 Orang Ditangkap, 9 Tersangka

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Bentrokan bersenjata terjadi di kawasan Kemang Raya, Jakarta Selatan, pada Rabu (30/4/2025) pagi. Peristiwa ini dipicu oleh sengketa lahan antara perusahaan PT GL dan sekelompok orang yang mengaku sebagai ahli waris.​

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal, menjelaskan bahwa bentrokan bermula saat kuasa hukum PT GL berusaha menempati lahan yang diklaim berdasarkan sertifikat hak milik. Namun, mereka dihadang oleh kelompok yang mengaku sebagai ahli waris. Ketegangan meningkat hingga terjadi saling lempar batu dan kayu.​

BACA JUGA:Truk Tronton Ugal-ugalan Tewaskan Pengendara Motor, Sopirnya Malah Menantang Warga Duel

Dalam insiden tersebut, beberapa orang dari pihak kuasa hukum mengeluarkan senapan angin jenis PCP. Aksi ini terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial.​

Polisi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan mengamankan situasi. Sebanyak 25 orang ditangkap, dan sembilan di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Barang bukti yang disita meliputi empat pucuk senapan angin dan tiga bilah parang.​

“Sembilan orang telah kami tetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) dan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api,” ujar Kombes Ade Rahmat.​

BACA JUGA:Rumah Warga di HST Dilalap Api saat Goreng Kerupuk, Segini Kerugian yang Diderita Korban

Pihak kepolisian menegaskan bahwa kedua kelompok yang terlibat bukan merupakan organisasi masyarakat, melainkan kelompok perorangan yang menggunakan jasa kolektor. Situasi di lokasi kejadian kini telah kondusif, dan polisi mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.​(Wartabanjar.com/kompascom/Berita Borneo/Poskota/sumber lainnya)

Baca Juga :   Tambahan 160 Prodi Dokter Spesialis-Subspesialis, Kemdiktisaintek Tegaskan Zero Tolerance Perundungan

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca