WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Hari ini, Sabtu (26/4/2025), Pemimpin Tertinggi Umat Katolik Sedunia, Paus Fransiskus dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore. Paus Fransiskus meninggal dunia pada 21 April 2025 lalu di kediamannya di Casa Santa Marta atau Domus Sanctae Marthae, Vatikan, di usia 88 tahun. Walau begitu, tahukah Anda, Paus Fransiskus semasa hidupnya sangat menyukai camilan satu ini, yang juga terkenal dan menjadi jajanan rakyat Indonesia? Nama makanan itu adalah Empanada atau di Indonesia biasa disebut sebagai Panada. Mengutip Instagram Taste Atlas, Empanada, salah satu hidangan favorit Paus Fransiskus, adalah kue isi tradisional yang dinikmati di seluruh Amerika Latin, terutama di Argentina. Seperti diketahui, Paus Fransiskus adalah orang Argentina keturunan Italia, dilahirkan pada 17 Desember 1936 di Flores, Buenos Aires, Argentina. Karena Empanada atau Panada ini juga kuliner populer di Argentina, tak heran jika Paus Fransiskus juga akrab dengan camilan satu ini. Biasanya, Empanada dibuat dari adonan yang diisi dengan daging giling berbumbu, bawang bombay, telur rebus, buah zaitun, dan terkadang kismis, dan dapat dipanggang atau digoreng. Setiap daerah di Argentina memiliki ciri khas empanadanya masing-masing, seperti Versi Salta lebih pedas dan lebih kecil, sedangkan Tucumán dikenal dengan isiannya yang berair, terkadang termasuk kentang. Di Chili, empanada sering dipanggang dengan isian pino, sementara di Kolombia dan Venezuela lebih menyukai adonan tepung jagung dan menawarkan variasi dengan keju, ayam, atau bahan lainnya. Empanada adalah makanan pokok pada pertemuan, perayaan, dan acara keagamaan, dihargai karena rasanya, mudah dibawa, dan keragaman daerahnya. Popularitasnya terus berkembang, membawa warisan budaya dalam setiap gigitannya. BACA JUGA: NERAKA DI TENGAH ISRAEL: Kobaran Api Landa Beit Shemesh, Ribuan Orang Dievakuasi Kue Empanada di Indonesia Di Indonesia, Empanada atau Panada juga populer sebagai salah satu jajanan rakyat, kerap dijual di banyak toko kue, juga kerap dijadikan santapan di acara-acara tertentu. Panada di Indonesia menjadi salah satu kue tradisional Manado, Sulawesi Utara. Mengutip Wikipedia, ada yang mengatakan kue ini merupakan pengaruh kuliner Belanda, atau juga mengatakan kue ini merupakan pengaruh kuliner Portugis karena bentuknya yang mirip kue pastel. Akan tetapi, diyakini kue ini merupakan pengaruh kuliner Spanyol karena sangat mirip dengan kue Empanada. Kue panada ini seperti roti goreng/donat (yang membedakan adalah penggunaan santan sebagai pengganti air dalam proses pembuatannya), diisi dengan ikan cakalang yang dibuat menjadi bumbu pampis. Bumbu pampis adalah ikan cakalang dimasak dengan bawang merah, daun jeruk, kemangi, cabai merah, dan daun bawang, sedangkan ikannya disuwir kecil-kecil. Pembuatan panada terdiri atas bahan dan isi, kemudian digoreng dalam minyak goreng hangat. Kue panada bukan berasal dari kuliner Belanda, melainkan dari bangsa Spanyol/Portugis yang datang ke Minahasa (Sulawesi Utara) beberapa abad yang lalu. Dalam bahasa mereka, panada disebut empanada, berarti yaitu isian makanan (ikan dll.) yang dibungkus roti. Resep Panada awalnya dimiliki oleh Keluarga Besar Mandey yang adalah keturunan asli Minahasa pada masa itu. Hingga kini, kue Panada tak hanya populer sebagai makanan tradisional dari Sulawesi Utara, namun juga disukai di berbagai daerah lainnya di Indonesia. (yayu) Editor: Yayu